Connect With Us

Pemkot Tangsel Beberkan Roadmap 3 Fase Penanganan Krisis Sampah 2026-2029

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 25 Desember 2025 | 18:09

DLH Kota Tangsel memprot sampah di TPA Cipeucang dengan cairan N Level 1 dari Kementerian Pertanian. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bergerak cepat menyusun strategi jangka pendek hingga panjang guna menuntaskan persoalan darurat sampah.

Mengikuti instruksi Menteri Lingkungan Hidup (LH) dan koordinasi intensif dengan Pemprov Banten, Pemkot Tangsel menetapkan timeline penanganan sampah yang terbagi dalam tiga fase krusial hingga tahun 2029.

Langkah ini diambil untuk mengatasi keterbatasan kapasitas pengolahan, di mana Tangsel memproduksi 1.100 ton sampah per hari, sementara kapasitas TPA Cipeucang saat ini hanya mampu menyerap 400 ton per hari.

 

Fase 1: Penanganan Darurat (Desember 2025 – Januari 2026)

Sekretaris Daerah Kota Tangsel Bambang Noertjahjo menjelaskan dalam fase ini, Pemkot akan mengoperasikan TPA Cipeucang untuk menangani 400 ton sampah per hari.

Kemudian, memaksimalkan penggunaan 54 unit TPS3R serta menguatkan pengawasan serta monitoring dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Pemprov Banten.

Proses finalisasi administrasi kerja sama dengan Kota Serang untuk pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong juga berlangsung dalam fase ini.

"Evaluasi harian dilakukan terhadap pengurangan penumpukan sampah di jalanan, pencatatan volume sampah yang ditangani melalui berbagai fasilitas, serta koordinasi berkala dengan Menteri LH, Gubernur Banten, dan Wali Kota Tangsel," jelas Bambang.

 

Fase 2: Pelaksanaan Kerja Sama Lintas Daerah (Januari – Maret 2026)

Memasuki awal tahun 2026, Pemkot Tangsel akan mulai membagi beban volume sampah ke wilayah mitra guna mengurangi ketergantungan pada TPA Cipeucang.

Sebanyak 500 ton sampah dari Tangsel akan dikirim ke TPSA Cilowong, Kota Serang, yang dalam MoU berlangsung selama empat tahun.

Peningkatan kapasitas operasional transportasi sampah dan pengurangan volume sampah yang tertumpuk secara signifikan menjadi fokus fase ini.

 

Fase 3: Penguatan Sistem Jangka Panjang (2026 - 2029)

Fase terakhir merupakan visi jangka panjang untuk memastikan Tangsel tidak lagi terjebak dalam kondisi darurat di masa depan.

"Fase akhir ini meliputi penyelesaian perbaikan infrastruktur TPA Cipeucang, pembangunan Instalasi Pengolahan Sampah menjadi Energi (PSEL), peningkatan kapasitas pengelolaan sampah desentralisasi, dan target operasional PSEL pada 2029," ujar Bambang.

 

Komitmen Transparansi dan Pengawasan

Bambang menambahkan seluruh fase ini dipantau ketat oleh Tim Direktorat Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian LH.

"Kami telah menetapkan rencana kerja yang terukur. Setiap fase memiliki indikator keberhasilan yang jelas, mulai dari pengurangan tumpukan di jalan hingga pembangunan infrastruktur energi sampah di tahun 2029," jelasnya.

Pemkot Tangsel berkomitmen untuk memberikan update berkala kepada publik mengenai progres dari tiap tahapan ini.

"Dukungan penuh dari Gubernur Banten dan pengawasan dari Pemerintah Pusat menjadi jaminan bahwa timeline ini bukan sekadar rencana, melainkan solusi nyata bagi 1,4 juta penduduk Tangsel," tutup Bambang.

BANDARA
InJourney Airports Pangkas Tarif Jasa Bandara 50%, Tiket Pesawat Libur Nataru 2027 Bakal Lebih Murah

InJourney Airports Pangkas Tarif Jasa Bandara 50%, Tiket Pesawat Libur Nataru 2027 Bakal Lebih Murah

Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:56

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) resmi menetapkan penurunan tarif jasa kebandarudaraan hingga 50 persen bagi penumpang pesawat maupun maskapai penerbangan.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BISNIS
Nasabah Wajib Tahu! Ini Aturan dan Etika Debt Collector Tarik Kendaraan

Nasabah Wajib Tahu! Ini Aturan dan Etika Debt Collector Tarik Kendaraan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:01

Aktivitas penagihan utang dalam industri pembiayaan seringkali memicu persoalan di tengah masyarakat. Tak jarang terjadi gesekan ketika ada penarikan paksa kendaraan oleh debt collector (professional collector).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill