Connect With Us

Benyamin Minta Pemudik Berangkat Berempat, Balik ke Tangsel Jangan Jadi Berenam

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:58

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Arus kedatangan warga dari berbagai daerah diperkirakan meningkat seiring banyaknya orang yang mencoba mengadu nasib di wilayah perkotaan, khususnya wilayah Jabodetabek termasuk Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang berakhirnya masa mudik Lebaran 2026.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, pemerintah daerah tidak bisa melarang seseorang datang atau berpindah tempat tinggal ke Tangsel, selama perpindahan tersebut dilakukan sesuai aturan yang berlaku. 

Namun, ia meminta para pendatang agar tertib administrasi, sehingga pendataan penduduk tetap terkendali.

Warga pendatang yang datang ke Tangsel diminta untuk segera melapor kepada pengurus lingkungan setempat, baik RT maupun RW agar keberadaan warga baru tercatat dengan baik dan memudahkan penanganan jika sewaktu-waktu muncul persoalan di lapangan.

“Tidak bisa dilarang, paling tidak mereka melaporkan diri ke RT RW setempat, mencatatkan diri. Supaya kalau ada apa-apa nanti bisa kita tangani dengan baik, seperti itu,” ujarnya Benyamin dikutip dari Satelitnews.com, Rabu, 25 Maret 2026.

Ia menilai, pencatatan warga pendatang berkaitan dengan ketertiban wilayah, keamanan lingkungan, hingga kemudahan pemerintah dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.

Meski begitu, Benyamin juga menyinggung perihal fenomena urbanisasi yang perlu disikapi secara realistis. 

Menurutnya, jumlah pendatang harus tetap sejalan dengan kemampuan daerah dalam menyediakan lapangan pekerjaan, hunian, hingga fasilitas umum yang memadai.

Karena itu, Benyamin berharap jumlah anggota keluarga yang kembali ke Tangsel setelah Lebaran tidak bertambah dari jumlah saat berangkat ke kampung halaman.

Lanjutnya, imbauan ini menjadi cara halus Pemkot Tangsel untuk mengingatkan masyarakat agar tidak membawa terlalu banyak pendatang baru tanpa persiapan yang jelas, terutama terkait tempat tinggal dan pekerjaan.

“Salah satu imbauan yang kami lakukan adalah ya kalau pulangnya berempat, pulang kampungnya berempat, ya baliknya lagi juga berempat, jangan berenam,” katanya.

Di sisi lain, Benyamin juga berharap kondisi ekonomi di daerah asal masyarakat terus membaik agar urbanisasi tidak selalu menjadi satu-satunya pilihan untuk mencari penghidupan yang lebih layak.

“Tapi juga saya berharap bahwa perekonomian atau kehidupan di daerah-daerah itu juga sangat baik,” pungkasnya.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill