Connect With Us

5.000 Siswa Tangsel Disiapkan Bantuan Rp1,8 Juta Jika Tak Lolos SMP Negeri

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 4 Juni 2026 | 10:14

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com- Siswa yang gagal masuk SMP negeri di Tangerang Selatan (Tangsel) masih berpeluang melanjutkan pendidikan di sekolah swasta dengan skema bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel.

Program tersebut dialokasikan untuk sekitar 5.000 siswa pada tahun ajaran baru dengan nilai bantuan yang diberikan mencapai Rp1,8 juta untuk setiap siswa dalam satu tahun.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, bantuan itu merupakan upaya pemerintah daerah untuk mengantisipasi keterbatasan daya tampung SMP negeri yang setiap tahun tidak mampu menampung seluruh calon peserta didik.

Dengan skema tersebut, siswa yang tidak berhasil memperoleh kursi di sekolah negeri tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa harus terbebani biaya perlengkapan sekolah.

Menurut Benyamin, anggaran yang disiapkan akan difokuskan untuk membantu kebutuhan pribadi siswa selama bersekolah.

"Yang tidak diterima di SMP negeri itu kami siapkan bantuan biaya pendidikan di SMP swasta, ya. 1,8 juta rupiah per anak per tahun, itu kita alokasikan untuk 5.000 murid," ujar Benyamin dikutip dari Kompas, Kamis 4 Juni 2026.

Bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan penunjang pendidikan, seperti seragam, sepatu, maupun perlengkapan sekolah lainnya.

"Biaya personalnya kita tanggung, karena biaya personal, itu untuk seragam, sepatu, dan lainnya," katanya.

Untuk mendukung pelaksanaan program, Pemkot Tangsel juga memberi ruang lebih besar bagi sekolah swasta dalam sistem penerimaan murid baru.

Melalui sistem tersebut, calon peserta didik dapat langsung mempertimbangkan sekolah swasta sebagai pilihan lanjutan apabila tidak lolos seleksi di sekolah negeri.

Benyamin berharap, keberadaan sekolah swasta dapat menjadi bagian dari solusi pemerataan akses pendidikan di Tangerang Selatan.

"Jadi dia tidak selalu harus mengandalkan SMP negeri, silakan pilih SMP swasta. Begitu mendaftar, ada pilihan berikutnya, ketiganya itu untuk sekolah swasta dan biaya personalnya kita tanggung," tutur Benyamin.

Kendati demikian, Benyamin memastikan bantuan tersebut tidak dibatasi hanya untuk kelompok tertentu.

Namun, keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu akan mendapatkan prioritas dalam pelaksanaannya.

"Ya (untuk) siapa aja, nggak, nggak ada persyaratan khusus. Apalagi yang kurang mampu, itu sangat diprioritaskan oleh program ini. Jadi tergantung keinginan dari si warganya," tukasnya.

HIBURAN
Rayakan HUT Ke-7, Swiss-Belhotel Serpong Potong Harga Kamar 35 Persen untuk Tamu Pemegang Kartu Loyalitas

Rayakan HUT Ke-7, Swiss-Belhotel Serpong Potong Harga Kamar 35 Persen untuk Tamu Pemegang Kartu Loyalitas

Senin, 20 Juli 2026 | 10:36

Swiss-Belhotel Serpong memperingati hari jadinya yang ketujuh dengan menggelar perayaan bertema “Road to Victory” pada Rabu, 16 Juli 2025, lalu.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill