TANGERANGNEWS.com - Sebanyak 1.422 siswa dan mahasiswa telah mengikuti program Srikandi Goes to School & Campus yang dijalankan PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN hingga semester I 2026.
Program tersebut berlangsung di 20 sekolah dan perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia dengan melibatkan 202 guru dan dosen.
Mengusung tema “Electricity for a Brighter Future”, kegiatan ini memperkenalkan perkembangan energi dan ketenagalistrikan sekaligus membuka wawasan generasi muda mengenai peluang di sektor tersebut.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, keterlibatan Srikandi PLN di lingkungan pendidikan menjadi salah satu cara perusahaan memberikan pemahaman kepada generasi muda terkait perubahan yang berlangsung di sektor energi.
“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa. Karena itu, PLN hadir melalui para Srikandi untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan mengenai energi bersih, transisi energi, serta berbagai peluang di sektor ketenagalistrikan,” ujar Darmawan.
Melalui Srikandi Goes to School & Campus, peserta mengikuti edukasi dan workshop mengenai energi hijau.
Materi yang diberikan meliputi energi terbarukan, konversi kendaraan listrik hingga waste to energy. Peserta juga mendapat pengenalan mengenai karier di bidang ketenagalistrikan.
Tidak hanya menyasar siswa dan mahasiswa, program tersebut turut memberikan dukungan kepada sekolah maupun perguruan tinggi melalui digitalisasi, penyediaan sarana dan prasarana pendidikan serta program sertifikasi.
Bentuk dukungan pun disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.
Kegiatan serupa antara lain dilakukan di SDN Tegal Parang 03 Pagi, Jakarta Selatan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima, Nusa Tenggara Barat, dan Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN Nurlely Aman mengatakan, program tersebut dirancang untuk memberikan manfaat yang dapat mendukung proses pembelajaran di lingkungan pendidikan.
“Berbagai kegiatan dirancang untuk memperkaya pengalaman belajar sekaligus meningkatkan kapasitas siswa, mahasiswa, dan satuan pendidikan, serta memberikan manfaat yang relevan dengan kebutuhan mereka,” kata Nurlely.
Srikandi Goes to School & Campus merupakan bagian dari Srikandi Movement, gerakan yang menjadi wadah bagi para Srikandi PLN untuk menjalankan kegiatan pemberdayaan masyarakat sekaligus mengembangkan kapasitas dan kepemimpinan perempuan.
Pada 2026, Srikandi Movement memiliki dua kelompok program.
Kelompok pertama berfokus pada pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan, ekonomi dan kesehatan melalui sejumlah kegiatan, seperti Srikandi Goes to School & Campus, Perempuan Tangguh Bencana, Srikandi Women Support Women dan Srikandi Care.
Sementara kelompok kedua, Inspiring Srikandi, diarahkan untuk meningkatkan kompetensi para Srikandi PLN melalui kegiatan pengembangan wawasan, pengetahuan dan kepemimpinan.
Program-program tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi PLN dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
“Melalui Srikandi Movement, PLN berharap para penerima manfaat dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan turut menyebarluaskan pengetahuan dan informasi positif mengenai kelistrikan, energi bersih, serta transisi energi,” pungkas Nurlely.