Connect With Us

Juara Sayembara Batik Tangsel 2026: Karya "Ming Galih Gaya" Angkat Perpaduan Budaya Betawi, Sunda dan Tionghoa

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 1 September 2026 | 19:02

Karya "Ming Galih Gaya" buatan desainer asal Bandung bernama Gilang Muhammad Iqbal menjuarai Sayembara Desain Batik Khas Tangsel Tahun 2026. (TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sayembara Desain Batik Khas Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026 resmi menetapkan tiga karya terbaik setelah melalui proses penjurian ketat dan independen.

Keluar sebagai juara pertama, seorang desainer asal Bandung bernama Gilang Muhammad Iqbal sukses memukau dewan juri lewat karya batiknya yang bertajuk “Ming Galih Gaya”. 

Pengumuman pemenang ini dilangsungkan dalam rangkaian acara Sayembara Desain Batik Khas Tangerang Selatan Tahun 2026 yang digelar di Serpong pada Senin, 31 Agustus 2026.

Selain Gilang di posisi pertama, posisi juara kedua diraih oleh Nuraeni Hasanah yang juga berasal dari Bandung, disusul oleh Jauza Alya Wada asal Cianjur sebagai juara ketiga. 

Dewan Juri Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026 Musa Widyatmojo mengungkapkan proses penentuan pemenang dilakukan melalui tahapan dan pertimbangan yang sangat ketat.

Para peserta di babak akhir dinilai berdasarkan konsep dan filosofi, kreativitas, inovasi desain, hingga kesesuaian karya dengan identitas serta karakter Kota Tangsel. 

"Dewan juri telah melakukan penilaian secara objektif, profesional, independen, dan penuh tanggung jawab," tegas Musa. 

Musa menambahkan, seluruh finalis di tahap akhir sebenarnya telah menampilkan karya terbaik dengan keunikan, kekuatan visual, dan filosofinya masing-masing.

Ia berharap karya yang terpilih tidak hanya berhenti sebatas desain di atas kertas, melainkan bisa berkembang menjadi identitas budaya serta kebanggaan baru bagi masyarakat Tangsel. 

 

Makna "Ming Galih Gaya"

Sementara itu, sang juara pertama, Gilang Muhammad Iqbal mengaku tidak menyangka bisa keluar sebagai pemenang utama.

Kendati demikian, ia menaruh keyakinan penuh pada konsep karyanya karena seluruh unsur yang dituangkan merepresentasikan identitas Tangsel

Dalam desainnya, Gilang mengangkat konsep akulturasi dari tiga budaya besar yang ikut membentuk perjalanan masyarakat di wilayah Tangerang dan Tangsel, yakni budaya Betawi, Sunda, serta Tionghoa.

Perpaduan unsur-unsur tersebut diramu apik ke dalam kekuatan visual batiknya. 

Nama “Ming Galih Gaya” sendiri diambil dari tiga bahasa berbeda yang merepresentasikan ketiga unsur budaya sekaligus mencerminkan motto Kota Tangsel yaitu Cerdas, Modern, dan Religius.

"Kata Ming diambil dari bahasa Mandarin Klasik, Galih dari bahasa Sunda halus, serta Gaya dari bahasa Betawi," jelasnya.

Ke depan, Gilang berharap karyanya dapat berkenan, memberikan banyak manfaat, serta resmi menjadi salah satu identitas serta warisan kreatif yang membanggakan bagi Kota Tangerang Selatan.

Ia juga membuka peluang seluas-luasnya untuk berkolaborasi dengan Pemkot Tangsel dalam pengembangan karya kreatif dan budaya ke depannya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan karena telah memberdayai karya saya menjadi juara satu. Saya berharap karya ini bisa berkenan, bermanfaat, dan menjadi salah satu identitas Kota Tangerang Selatan,” ucapnya. 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

BANTEN
Gubernur Banten Minta Operasi SAR Jurnalis Hilang Diperpanjang Jika 7 Hari Belum Ditemukan

Gubernur Banten Minta Operasi SAR Jurnalis Hilang Diperpanjang Jika 7 Hari Belum Ditemukan

Senin, 14 September 2026 | 10:19

Memasuki hari keenam pencarian kapal cepat (speedboat) yang hilang kontak bersama delapan penumpangnya di perairan Selat Sunda, Gubernur Banten Andra Soni meminta agar operasi SAR dipertimbangkan untuk diperpanjang.

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill