Connect With Us

SISGITA Tangsel Direplikasi 58 Daerah, Petakan Objek Pajak dan Tanah Secara Presisi

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 22 September 2026 | 19:18

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie memperkenalkan Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA). (TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA) milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, terpadu, dan berbasis digital menjadi daya tarik bagi 58 pemerintah daerah (pemda).

Inovasi yang lahir dari kolaborasi Pemkot Tangsel bersama Kantor Pertanahan (Kantah) Tangsel tersebut menjadi sorotan utama dalam ajang Tangsel Expo 2026 di Plaza Puspemkot Tangsel pada 21–22 September 2026.

Sebanyak 58 pemda dari berbagai wilayah di Indonesia pun menyepakati kerja sama untuk replikasi sistem tersebut.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menjelaskan bahwa antusiasme daerah lain untuk mereplikasi SISGITA didasari oleh kebutuhan mendesak dalam mengintegrasikan pengelolaan data pertanahan dan perpajakan yang selama ini terfragmentasi.

“SISGITA dibentuk agar data pertanahan dan perpajakan yang selama ini menjadi bagian dari administrasi berbeda dapat dipertemukan dalam satu sistem informasi yang terintegrasi,” ujarnya, Selasa 22 September 2026.

Benyamin menambahkan, SISGITA memanfaatkan teknologi Sistem Informasi Geografis (GIS) untuk mengubah paradigma pengelolaan data pemerintah, dari sekadar pencatatan administratif manual menjadi analisis berbasis peta spasial secara presisi.

"Melalui pemetaan ini, objek pajak dan bidang tanah dapat divisualisasikan berdasarkan posisi serta karakteristiknya di lapangan. Hal tersebut memudahkan proses validasi, pemutakhiran data, serta pengawasan secara terstruktur," terangnya.

Kunci utama akurasi data dalam sistem ini terletak pada peleburan dan penyatuan Nomor Identifikasi Bidang (NIB) pertanahan dengan Nomor Objek Pajak (NOP) PBB-P2.

“Integrasi NIB dengan NOP PBB-P2 ini menjadi fondasi utama untuk membangun basis data pertanahan dan perpajakan yang terpadu. Keputusan mengenai pendataan dan pengelolaan pajak sangat bergantung pada kualitas informasi yang digunakan pemerintah, sehingga inovasi ini penting untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan,” pungkas Benyamin.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Kanwil Kemenkum Banten Perkuat Pengawasan 1.700 Notaris Agar Lebih Profesional

Kanwil Kemenkum Banten Perkuat Pengawasan 1.700 Notaris Agar Lebih Profesional

Selasa, 22 September 2026 | 18:58

Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Banten menggelar Diskusi dan Koordinasi Permasalahan Notaris di Grand Serpong Hotel, Kota Tangerang, Selasa 22 September 2026.

NASIONAL
Data Center dan Industri Dongkrak Kebutuhan Listrik, Sistem Energi Dituntut Makin Tangguh

Data Center dan Industri Dongkrak Kebutuhan Listrik, Sistem Energi Dituntut Makin Tangguh

Selasa, 22 September 2026 | 14:16

Pertumbuhan data center dan ekspansi industri mulai mengubah peta kebutuhan listrik di Asia Tenggara.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill