TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyatakan persiapan teknis, administrasi, dan kelayakan venue Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten Tahun 2026 telah mencapai 90 persen.
Kepastian tersebut disampaikan jelang upacara pembukaan resmi yang dijadwalkan berlangsung pada 15 November 2026.
Porprov edisi kali ini mempertandingkan 60 cabang olahraga (cabor) dan menjadi ajang kualifikasi serta tolok ukur pembinaan jangka panjang atlet Provinsi Banten menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032.
Kepala Bidang Humas Porprov Banten 2026 Tubagus Asep NurdiN menjelaskan panitia menerapkan strategi efisiensi anggaran dengan mengoptimalkan fasilitas yang sudah ada ketimbang membangun infrastruktur baru.
"Dari total sekitar 70 venue yang disiapkan, mencakup fasilitas milik pemerintah, sekolah, perguruan tinggi, hingga mitra swasta, seluruhnya diverifikasi secara ketat agar memenuhi standar teknis pertandingan resmi," katanya mewakili Ketua Pelaksana Pilar Saga Ichsan, Sabtu 7 November 2026.
Selain kesiapan fisik lokasi pertandingan, panitia bersama Tim Panitia Pengarah dan Penasihat (Panwasrah) serta KONI Banten melakukan pengawasan ketat terhadap keabsahan administrasi dan regulasi mutasi atlet, guna mencegah potensi kecurangan antar-kontingen.
"Para atlet dari berbagai kontingen telah digembleng melalui pemusatan latihan yang disiplin. Porprov bukan hanya soal siapa yang menang atau kalah, tetapi bagaimana kita merawat ekosistem pembinaan olahraga yang kredibel, menjunjung tinggi sportivitas, dan berkelanjutan," ujarnya.
Rangkaian ajang yang akan berlangsung mulai 8 hingga 23 November 2026 ini dipusatkan di beberapa wilayah Tangsel, dengan acara pembukaan yang berlokasi di Lapangan Sunburst, BSD, Kecamatan Serpong.
Untuk meminimalisir potensi pemborosan anggaran dan mendorong perputaran ekonomi lokal, Pemkot Tangsel mewajibkan integrasi ruang usaha bagi pelaku UMKM di setiap area klaster pertandingan selama ajang berlangsung.
"Kebijakan ini diharapkan mampu mendongkrak perputaran ekonomi lokal sekaligus mengenalkan produk unggulan khas Tangsel kepada para kontingen luar daerah," kata Asep.
Pemkot Tangsel menargetkan seluruh detail teknis persiapan rampung 100 persen sebelum hari pembukaan.