Connect With Us

Harta Karun Perairan Utara Pacuan Kuda, Dipindahkan ke Tanjung Priok

| Selasa, 7 Februari 2012 | 17:58

Harta Karun (tangerangnews / dens)

TANGERANG-Harta karun perairan Laut Jawa di utara Cirebon, Jawa Barat, senilai Rp 800 miliar, yang tersimpan di pacuan kuda, jalan Padjajaran No 3, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dipindahkan ke Gudang Tanjung Priok, Jakarta Utara.
 
Harta karun yang diangkat PT Paradigma Putra Sejahtera (PPS) dan Cosmic Underwater Research Ltd, pada 2004-2005 ini berupa puluhan ribu keping harta karun seperti golok emas kembar dan batu permata Rock crystal yakni, batu permata besar yang konon milik Dinasti Fatlmlyah atau milik Dinasti keluarga Nabi Muhammad SAW yang hijrah ke Mesir.
 
Berdasarkan Informasi yang dihimpun, pihak swasta menyewa pacuan kuda untuk menitipkan harta karun tersebut sekitar 2.500 dollar AS atau Rp25 juta perbulannya. Diketahui, penyewaan gedung tersebut sudah lebih dari 2 tahun atau sejak 2010 silam, empat bangunan gudang yang memiliki luas masing-masing 200 meter persegi dengan pagar tralis besi dan satu di antaranya digunakan untuk memajang Benda Muatan Kapal Tenggelam (BMKT).
 
Area pacuan kuda seluas 7 hektar ini dimilik Nyonya Sarjono yang di jaga oleh empat orang keamanan berseragam kaus berwarna biru bertuliskan Cirebon Treasure Security. Pemindahan sebagian barang antik oleh pengembang swasta diakibatkan masa kontrak penyewaan gedung sudah berakhir. "Sebagian harta karun ini kan milik swasta, kalau yang punya negara mah tetap disini," ujar salahsatu pengawas dari PT Cosmic Underwater Research Ltd yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan, Selasa (7/2).
 
Pemindahan harta karun tersebut disaksikan oleh perwakilan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan serta pihak kepolisian setempat. Berdasarkan pantauan dilokasi, sejumlah harta karun yang sudah di packing sejak Kamis, (2/2) lalu dimasukan kedalam tiga truk kontainer menggunakan alat berat sekitar pukul 09.00 WIB, Selasa (7/2) dan siap diberangkatkan ke pelabuhan Tanjung Priok, Jakut.
 
Sementara Kapolsek Pamulang, Komisaris Zulkifli Muridu saat dikonfirmasi, pihaknya tidak mempunyai kewenangan untuk memberi tahu informasi ini."Kita kan ngga punya kewenangan, polisi hanya melakukan penjagaan saja karena diminta pihak perusahaan," ungkapnya dilokasi.
 
Dalam penjagaan tempat harta karun ini, lanjut Zulkifli, pihaknya memberikan dua sampai empat anggota polisi untuk mengawasi pacuan kuda."Ini juga kan wilayah kita, jadi kita juga yang harus menjaga," kata Zulkifli.(DRA)

 

NASIONAL
Warga Tangerang Ditemukan Tewas di Bawah Flyover BIM Padang, Ada Jeratan Tali di Leher

Warga Tangerang Ditemukan Tewas di Bawah Flyover BIM Padang, Ada Jeratan Tali di Leher

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:48

Warga di kawasan Kelurahan Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria di bawah flyover Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu 8 Juli 2026, malam.

BANTEN
Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:44

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill