Connect With Us

Awas Pondok Aren Banyak Curanmor

| Minggu, 15 Juli 2012 | 20:01

Ilustrasi. (tangerangnews / dira)

 
 

TANGERANG- Warga Kecamatan Pondok Aren resah. Pasalnya, di sana sering terjadi  aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Dalam setahun, belasan kendaraan bemotor dan dua buah mobil jenis carry pick up raib di bawa kabur pelaku curanmor yang rata rata beraksi menjelang pagi.
 
Salah satu korbannya adalah warga jalan Kampung Rawa Timur, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan bernama Teguh ,34.  Dia kehilangan motor jenis Honda Mega Pro yang di parkir di teras rumahnya.

Menurut salah seorang  warga yang tinggal bersebelahan dengan Teguh kepada mengatakan, seringnya curanmor beraksi di wilayahnya karena tingkat kesadaran masyarakat terhadap lingkungan dinilai masih rendah.
" Sudah belasan motor dan dua mobil raib di gondol maling di wilayah ini, kalau dibiarkan begini terus keadaannya. Kampung kami kian hari semakin rawan pencuri," kata pria yang namanya tidak bersedia disebut
.
Pria itu juga pernah mengalami nasib serupa seperti Teguh, karena motor yang biasa di gunakan untuk ngojek raib di gondol maling beberapa waktu lalu. "Sepertinya wilayah kami menjadi bulan bulanan para pelaku curanmor. Habis, sepertinya para pelaku hafal betul dengan situasi masyarakat di sini," lanjutnya.

Sedangkan Oman ,27, warga Pondok Pucung juga mengatakan, warga jadi khawatir karena seringnya kasus curanmor. "Bagaimana kami bisa nyaman, jika kampung kami sepertinya menjadi target sasaran operasi para curanmor. Apalagi menjelang puasa dan lebaran, pasti wilayah kami terus di teror pelaku curanmor," kata Oman.

Oman berharap pihak berwajib mampu mengungkap para pelaku dan memberikan efek jera agar masyarakat merasa aman. "Apalagi tempat tinggal kami berdekatan dengan rumah Kapolri," jelasnya.(DRA)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

HIBURAN
Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:37

Ajang lari Alfamart Run 2026 yang digelar di Plaza Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu 18 Oktober 2026, menyisakan cerita heboh hingga viral.

KAB. TANGERANG
Anggota Polresta Tangerang Dilaporkan ke Propam Terkait Barang Bukti Kasus Pembunuhan Bos Jamu

Anggota Polresta Tangerang Dilaporkan ke Propam Terkait Barang Bukti Kasus Pembunuhan Bos Jamu

Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:58

Kasus pembunuhan bos jamu bernama Joni dengan terdakwa Elsa Marlina yang merupakan istrinya, telah diputus majelis hakim di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten pada Rabu 21 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill