Connect With Us

Ada Perbaikan Jalur, KA Serpong-Sudimara Jadi Satu

| Kamis, 19 Juli 2012 | 22:56

Menunggu Kereta di Stasiun Sudimara. (tangerangnews / dira)


Reporter : Dira Derby
TANGERANG-Lintasan Kereta Rel Listrik (KRL), Serpong-Sudimara, Kota Tangsel mengalami gangguan, Kamis (19/7). Karena, kabel penghantar arus listrik di jalur itu putus, Rabu malamnya. Sehingga, selama sehari kemarin jalur KRL Serpong-Sudimara yang diberlakukan satu jalur.
    Matheta, Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan, tidak ada gangguan dengan penutupan jalur tersebut. Karena, penjadwalan diatur dari sejak dari Stasiun Senen. "Memang cuma satu jalur yang digunakan. Tapi, sudah kita hitung tidak akan terjadi penumpukkan kereta," janjinya.
    Matheta melanjutkan, jaminan tidak adanyanya penumpukkan KRL tersebut lantaran, di semua stasiun diubah mekanisme penjadwalan kereta, dengan cara mempercepat pemberangkatan. Jika biasanya satu kereta berhenti 15 menit atau lebih, saat ini  dikurangi. "Sehingga, dari dua arah juga tidak ada kendala," terangnya.

    Adapun, titik kerusakan kabel listrik KRL tersebut terjadi di KM 27-700, tepatnya di antara Stasiun Rawa Buntu-Sudimara, Kota Tangsel.
 
Tim teknis PT KAI melakukan perbaikan kabel tersebut. Zainal Muttawin, petugas teknis lapangan PT KAI menerangkan, putusnya kabel KRL tersebut sangat jarang terjadi. Dalam hal ini, putus yang disebabkan Pantograph KRL, atau besi penghantar aliran listrik dari kabel lintasan ke KRL. Sebab biasanya, ketika Pantograph tersebut menyangkut di kabel yang akan lepas adalah Pantographnya. "Karena Pantograph sudah dibuat mudah lepas. Untuk menghindari terjadinya tersangkut," jelasnya.

    Awalnya, kata Zainal, pihaknya mempredisksikan perbaikan kabel tersebut bisa dilakukan dengan cepat. Karena, perkiraan yang putus tidak panjang.
 
Ternyata, setelah dicek ke lapangan, kabel yang putus tersebut mencapai 150 meter. Akibatnya, perbaikan membutuhkan waktu lama. "Kendalanya, kabel ini tidak mudah didapatkan di pasaran,” tegasnya.
 

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill