Connect With Us

Terbosan Dinas, Perekaman e-KTP Dibuka di Masjid Tangsel

| Minggu, 22 Juli 2012 | 20:40

E-KTP mulai disosialisasikan. (tangerangnews / dira)



Reporter : Bambang Soesatyo

TANGSEL
-Disdukcapil Tangsel terus melakukan terobosan dalam menjaring warga untuk melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Seperti halnya, di bulan Ramadan ini, Disdukcapil akan mencoba merancang perekaman e-KTP di masjid.

    "Selama bulan puasa, kita akan buka layanan setiap habis tarawih," kata Toto Sudarto, Kepala Disduckapil Kota Tangsel, akhir pekan lalu.
 
Toto melanjutkan, pelayanan setelah tarawih itu dilakukan di kantor kecamatan. Apabila, ada warga yang mendapatkan panggilan dan tidak sempat datang di siang hari, karena alasan aktivitas maka bisa datang usai tarawih tersebut.
 

    Namun, selain membuka layanan setelah tarawih, Disdukcapil Kota Tangsel juga akan mencoba terobosan perekaman e-KTP keliling. Yakni, perekaman yang dilakukan di masjid-masjid.
 
"Kita akan bekerjasama dengan masjid-masjid, agar lokasi sekitar masjid bisa digunakan untuk melakukan perekaman," tuturnya.
    Yusuf Islmail, Kepala Bidang (Kabid) Kependudukan Disdukcapil Kota Tangsel menambahkan, walaupun tidak di masjid persis, tetapi bisa menggunakan fasilitas lain yang ada di sekitar masjid tersebut. Misalnya, di lokasi balai warga, atau di lingkungan RT/RW yang memiliki halaman luas.
 
"Kerjasama dengan masjid, agar mengumumkan kepada warga yang belum melakukan perekaman e-KTP untuk datang ke lokasi perekaman keliling kami," ujarnya.
    Pejabat berbadan tegap ini melanjutkan, rencananya, pelaksananaan perekaman e-KTP dari masjid ke masjid tersebut akan disatukan dengan program Tarawih Keliling (Tarling) yang biasanya dilakukan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel. Tujuannya, dalam kesempatan itu pesan yang disampaikan oleh pimpinan daerah bisa langsung mengena.
    "Mungkin digabung dengan tim tarling, atau hanya kerjasama saja untuk bisa diumumkan," terangnya.
 
Hal ini, akan dilakukan Disdukcapil Kota Tangsel lantaran permasalahan yang terjadi dengan perekaman e-KTP saat ini tidak datangnya warga ke kantor kecamatan. Sehingga, tidak bisa dilakukan perekaman. Alasannya banyak, karena kesibukan dan hal lain yang membuat warga tak bisa memenuhi panggilan perekaman e-KTP.
 
"Selain itu juga akan kita coba lakukan pelaksanaan di tempat-tempat ramai. Seperti di mal dan pasar pusat perbelanjaan," tuturnya.

    Tentu saja, perekaman yang dilakukan di luar kantor kecamatan ini tidak online. Dalam hal ini, data hasil rekaman tidak langsung terinput ke jaringan e-KTP di pusat.
 
Data itu, baru dimasukkan setelah dibawa ke kantor kecamatan. "Satu lagi, kami meminta kepada warga yang akan melakukan mudik Lebaran nanti, untuk terlebih dahulu melakukan perekaman e-KTP. Jangan sampai, gara-gara mudik tidak ikut perekaman," katanya.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill