Connect With Us

Tandon BPI Proyek Unggulan DBMSDA Tangsel

| Jumat, 3 Agustus 2012 | 22:59

Airin sidak Banjir. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Ancaman banjir yang kerap menghantui warga perumahan Bukit Pamulang Indah (BPI), Kota Tangsel saat hujan turun, sebentar lagi dapat teratasi. Pasalnya, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangsel akan segera membangun tandon di sekita wilayah itu. Saat ini, DBMSDA tengah melakukan persiapan agar proses pembangunan tandon air itu bisa segera dilaksanakan.

Dari keterangan yang disampaikan Kepala DBMSDA, Hj. Retno Prawati, waduk air yang akan dibangun itu memiliki luas keseluruhan 9.215 meter, dengan perbandingan 6.748 meter untuk area penampungan dan pompa pengendali banjir. Sedangkan lahan sisanya diperuntukkan bagi kawasan penghijauan.

Masih berdasarkan keterangan tersebut, kedalaman tandon nantinya akan mencapai 54 meter. Sementara kemampuan kapasitas tampung air sebanyak 20.889 meter kubik pada elevasi normal. Sedangkan pada ambang batas maksimal, tandon air tersebut bisa menampung hingga 23.834 meter kubik air.

“Kita berharap, kelak jika tandon air itu sudah jadi, kawasan BPI dan daerah sekitarnya bisa terbebas dari bencana banjir,” ujar Retno.

Menurut sumber tersebut, karena luasnya tendon yang akan dibangun, maka kemungkinan pembangunannya tidak dilakukan sekaligus. Akan tetapi, pembangunannya dilakukan secara bertahap. Namun kemungkinan besar, untuk tahap pertama pembangunan akan dilakukan pada tahun 2012.

Dengan luas dan dalamnya tandon air tersebut, bukan sesuatu yang mustahil kalau nantinya tempat itu dijadikan kawasan wisata air yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Namun terkait dengan kemungkinan itu, DBMSDA belum berpikir terlalu jauh. Yang paling penting, bahwa pembangunan waduk itu memang dimaksudkan sebagai kawasan pengendali banjir.

“Bisa-bisa saja mungkin nanti Kantor Pariwisata menjadikan tepta rekreasi. Tapi bagi kami bekerja sesuai tujuan awal, sebagai tempat penampungan air,” tandasnya.

Kepwal Status Jalan

Sebetulnya, program kegiatan DBMSDA di tahun 2012 cukup banyak. Selain pembangunan tandon, kegiatan lainnya tentu saja pemeliharaan dan pembangunan jalan, perbaikan jembatan, serta saluran air. Sampai saat ini, sebagian besar proyek tersebut sudah mulai dikerjakan.

Terkait kemungkinan terjadinya overlapping (tumpang tindih) dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lain, khususnya dalam proyek pembangunan jalan, DBMSDA sudah berusaha mencari solusi. Yaitu dengan mengusulkan agar diterbitkan Keputusan Walikota (Kepwal) tentang status Jalan Nasional, Provinsi, Kota dan Lingkungan.

 “Kepwal itu untuk memudahkan wewenang dan tanggung jawab perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan tersebut. Apakah di DBMSDA atau di instansi lain,” kata Retno.

Dijelaskannya, dasar hukum perlu diterbitkannya Kepwal tentang status jalan tersebut, berdasarkan Undang-undang (UU) No.38 Tahun 2004 tentang Jalan dan Peraturan Pemerintah (PP) No.38 Tahun 2007 tentang Pembagian urusan pemerintah antar pemerintah, pemerintah daerah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota.

“Undang-undang dan peraturan pemerintah tentang jalan itu menjadi payung hukum bagi kami untuk membuat Kepwal tentang jalan. Dan kami harapkan Kepwal itu bisa diterbitkan akhir 2012 ini,” tambahnya. (ADV)

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

BANTEN
PLN Surplus Listrik 3.725 MW, Pemprov Banten Optimistis Bisa Tarik Minat Investor

PLN Surplus Listrik 3.725 MW, Pemprov Banten Optimistis Bisa Tarik Minat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 10:13

Ketersediaan pasokan listrik yang melimpah menjadi salah satu modal utama Provinsi Banten dalam menarik investasi baru.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill