Connect With Us

Jalan Tegal Rotan dan Serpong Rusak Lagi

| Senin, 28 Januari 2013 | 17:37

Jalan Raya Serpong Rusak. (tangerangnews / dira)

 

 
TANGERANG– Jalan Tegal Rotan Raya dan Jalan Raya  Serpong, Kota  Tangerang Selatan (Tangsel) kembali rusak parah. Jalan tidak hanya berlubang tapi juga berpasir dan berbatu.

Kondisi jalan tersebut semakin menambah macetnya kedua jalan yang terkenal dengan macetnya tersebut.  Khusus di Jalan Tegal Rotan Raya, jalan tersebut sebenarnya baru saja diperbaiki dan mendapat aspal baru.  Ironisnya jalan tersebut kembali rusak.

“Sekitar dua bulan lalu baru selesai diaspal, kini sudah berlubang, berdebu belum lagi macetnya tambah lama,” ujar pemilik Winda, warga Sawah Baru, Kecamatan Ciputat saat ditemui Senin (28/1).

Winda mengatakan, akibat banyaknya debu dan batu dirinya harus berhati-hati melintasi jalan tersebut. Pasalnya, debunya sering kali menutupi pandangan jika sudah berterbangan. Sedangkan batunya sering membuat ban  sepeda motornya tergelincir dari jalan. “Padahal baru saja enak lewat sini,” ujarnya.

Kekesalan Winda bertambah, jika ada warga di sekitar jalan tersebut yang menyiram debu jalanan dengan air dari saluran air (air got). “Kalau sudah kering debunya kan naik, kita hirup debu yang bekas disiram air got. Bagaimana tidak sakit tenggorokan itu, apalagi saya setiap hari lewat sini,” ujar Winda yang mengaku setiap hari mengantar anaknya sekolah melintasi jalan tersebut.

Berbeda  dengan Yono warga Pamulang, Kota Tangsel.  Dirinya yang bekerja di Bandara Soekarno-Hatta sebagai pegawai di kargo mengaku harus melintasi Jalan Raya Serpong setiap hari.

 “Jalan ini (Jalan Raya Serpong) jarang mulusnya, tetapi kali ini lebih parah. Rusaknya semakin menjadi,” tuturnya.

Menurut Yono, seharusnya Pemerintah sigap terhadap pembenahan jalan yang menjadi akses utama bagi pengendara. “Ini kan jalan yang sehari-harinya macet, seharusnya jadi yang pertama dibetulin,” katanya.
 
Salah satu bidang jalan di Jalan Raya Serpong yang tidak pernah diperbaiki menurut Yono adalah di sepanjang jalan dari arah ke Viktor sampai ke jembatan Stasiun Rawa Buntu. “Apalagi di depan perumahan Delatinos, sudah lama sekali itu rusaknya,” ujarnya.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Data Air Tangerang Selatan Retno Prawati mengatakan, memang benar kedua jalan utama tersebut telah  rusak kembali. Penyebab kerusakan menurut Retno, hujan dengan intensitas tinggi.

‘’Seharusnya secara teknis tidak boleh mengaspal pada waktu hujan seperti ini,’’ ujarnya.

Retno mengungkapkan, pihak kontraktor tetap akan bertanggung jawab untuk melakukan perbaikan.  Meski begitu Retno menerangkan, untuk Jalan Tegal Rotan Raya itu adalah menjadi kewenangan Pemkot Tangsel. Sedangkan di Jalan Raya Serpong masing-masing wilayah berbeda kewenangan.

“Ada kewenangan Nasional dan Provinsi Banten. Khusus nasional, dari German Centre sampai ke Jalan Viktor, selebihnya adalah kewenangan Provinsi Banten,” ujarnya.
 
Dirinya berjanji akan membenahi seluruh jalan yang menjadi kewenangan Pemkot Tangsel dalam waktu dua pecan. Karena , lanjut Retno, sesungguhnya baru selesai dikerjakan seperti Jalan Tegal Rotan Raya itu masih menjadi tanggung jawab pemenang tender.

“Kalau di Jalan Raya Serpong saya sudah inventarisir kerusakan dan sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi. Sebagian juga sudah kita tutup lubang-lubangnya dengan batu,” ujarnya. (DRA)
 
 
SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

WISATA
Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Senin, 8 Juni 2026 | 15:10

Masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya berkesempatan menikmati pertunjukan budaya Nusantara sambil menyantap hidangan makan sepuasnya yang digelar Novotel Tangerang sepanjang Juni 2026.

TANGSEL
Uji Coba Pupuk Mikroba Singapura, Bawang Merah Varietas Dataran Tinggi Berhasil Dipanen di Tangsel

Uji Coba Pupuk Mikroba Singapura, Bawang Merah Varietas Dataran Tinggi Berhasil Dipanen di Tangsel

Selasa, 9 Juni 2026 | 18:03

Komoditas bawang merah varietas Batu asal darat tinggi Malang, Jawa Timur berhasil dipanen di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui pemanfaatan teknologi pupuk bio-organik berbasis mikroba.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill