Connect With Us

Mau Orgasme Lebih Mantap? Beli Teknologi yang satu ini

EYD | Senin, 18 April 2016 | 11:14

Sex Toys (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Sex toys diciptakan untuk menambah kenikmatan bercinta pada pasangan. Tapi, inovasi yang satu ini membuat fungsi sex toys naik ke level yang lebih tinggi. Berbentuk seperti vibrator, Lioness, begitu nama alat tersebut diklaim, bisa membantu wanita mendapatkan orgasme terbaiknya saat bercinta.

Alat ini menggunakan peranti sensor untuk mendeteksi perubahan temperatur, kontraksi pada beberapa bagian tubuh dan posisi ketika bercinta. Setelah terdeteksi, Lioness akan menciptakan profil pribadi tentang dorongan seksual seseorang.

Seketika setelah mengenali pemiliknya, sex toy ini juga bisa membuar rekomendasi tentang apa saja hal-hal yang meningkatkan kepuasan seksual berdasarkan umpan balik penggunanya. Alat yang diciptakan perusahaan berbasis di Berkeley, California, Amerika Serikat ini bekerja menggunakan sensor yang terhubung dengan aplikasi smartphone.

"Di dalam vibrator ini tertanam sensor yang bisa mengukur tingkat rangsangan seks dan orgasme jadi Anda bisa mengenali berbagai hal tentang kesehatan seksual, seperti bagaimana korelasinya dengan mood Anda di hari ini atau siklus menstruasi," jelas Liz Klinger, co-founder dan CEO Lioness, seperti dikutip Daily Mail dari Indiegogo.

Sensor tersebut kemudian akan mengumpulkan data ketika vibrator digunakan, dan merekamnya hingga maksimal 20 sesi bercinta. Begitu sensor di vibrator dan aplikasi sama-sama diaktifkan, datanya akan terhubung lewat Bluetooth dan bisa dilihat lewat layar smartphone.

Aplikasi kemudian akan membuatkan beberapa saran dan petunjuk tentang berbagai aspek dari pengalaman seksual penggunanya, termasuk bentuk foreplay yang dianjurkan sesuai kondisi si pengguna yang terekam. Menariknya lagi Lioness juga bisa membantu para wanita memahami seperti apa perubahan gairah seksnya saat periode menstruasi.

Diciptakan dengan fungsi utama sebagai sex toy, Lioness tidak hanya mengunggulkan sensornya saja, tapi juga kualitas dari vibrator itu sendiri. Intensitas getaran bisa diatur mulai dari yang ringan, sedang hingga kuat. Sex toy dengan desain bergerigi ini diklaim aman bagi tubuh, dengan baterai yang bisa diisi ulang dan tahan air.

"Kenikmatan seksual pada wanita jauh lebih sukar dipahami ketimbang pria. Produk ini mungkin bisa mengisi ketidaktahuan tentang seksualitas pada wanita," jelas peneliti seks dari Cornell University, Sarah Merrill.

Lioness akan mulai diproduksi secara massal pada Mei 2016. Sedangkan untuk harga pasaran, masih belum diketahui.

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

SPORT
Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Kamis, 1 Oktober 2026 | 14:00

Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp pelatihan Timnas Portugal dan terbang ke Madrid menggunakan jet pribadi setelah terlibat perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill