Connect With Us

Pemerintah Malaysia Gagalkan Kongres Seks dengan Robot

EYD | Minggu, 25 Oktober 2015 | 10:54

Ilustrasi yang menggambarkan hubungan seks manusia dengan robot (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Pemerintah Malaysia baru saja mengagalkan sebuah kongres internasional bertajuk ‘Congress on Love and Sex with Robots’. Kongres tersebut menghadirkan para ahli robot dengan riset mereka tentang robot dan hubungannya dengan manusia.

Kepala Polisi Malaysia Tan Sri Khalid Abu Bakar mengatakan, kongres tersebut sangat bodoh dan tak mendasar. “Tak ada penjelasan ilmiah tentang berhubungan seks dengan robot,” ujar Tan Sri, dilansir Bernama.

Sementara pihak penyelenggara menerima pembatalan kongres yang dilakukan pemerintah Negeri Jiran. Melalui website resminya, pihak panitia menyampaikan permintaan maaf dengan gagalnya acara yang seharusnya berlangsung pada 16 November mendatang.

“Keadaan di luar kendali kita. Kongres tak akan dilangsungkan di mana pun di Malaysia,” berikut pernyataan resmi dari penyelenggara. “Kami meminta maaf kepada perorangan atau otoritas mana pun yang tersinggung dengan cara apapun.”

Sementara belum lama ini seorang futurolog Ian Pearson telah meramal pada 2030 nanti akan banyak manusia yang memulai hubungan intim dengan robot. Bahkan, pada tahun ini, hubungan seks dengan robot akan semakin populer dibanding berhubungan badan dengan sesama manusia.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill