Connect With Us

Komdigi Bantah Wajibkan Balik Nama Ponsel Bekas Seperti Kendaraan Bermotor 

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 7 Oktober 2025 | 10:02

Ilustrasi iPhone second. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kabar mengenai rencana pemerintah untuk menerapkan sistem balik nama pada ponsel bekas menyerupai sistem balik nama pada kendaraan bermotor ramai diperbincangkan publik.

Menanggapi hal itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan informasi tersebut tidak sepenuhnya benar. 

Dirjen Infrastruktur Digital Komdigi Wayan Toni mengatakan,pendaftaran ulang atau pemblokiran IMEI bukanlah bentuk kewajiban seperti balik nama kendaraan, melainkan opsi sukarela bagi masyarakat yang ingin mendapatkan perlindungan tambahan.

“Ini sifatnya sukarela, bagi yang ingin mendapatkan perlindungan lebih jika ponselnya hilang atau dicuri. Wacana ini adalah tindaklanjut dari aspirasi masyarakat yang identitasnya kerap kali disalahgunakan saat HP hilang atau dicuri,” kata Wayan Toni dalam keterangannya, dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa 7 Oktober 2025.

Ia menjelaskan, IMEI berfungsi sebagai identitas resmi perangkat yang tercatat dalam sistem pemerintah. 

Melalui sistem ini, ponsel yang terlibat dalam tindak kejahatan dapat diblokir agar tidak lagi memiliki nilai jual di pasaran, sekaligus memberikan rasa aman bagi pengguna.

Selain itu, sistem IMEI juga memiliki manfaat lain seperti mencegah peredaran ponsel ilegal, melindungi konsumen dari penipuan, memastikan kualitas serta garansi resmi, hingga membantu menekan angka kejahatan pencurian ponsel.

“Dengan IMEI, masyarakat bisa lebih tenang. Kalau ponsel hilang atau dicuri, perangkat bisa dilaporkan dan diblokir. Kalau ditemukan kembali, bisa diaktifkan lagi. Jadi ini bukan beban baru, melainkan perlindungan tambahan untuk masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wayan menyampaikan, wacana ini masih dalam tahap penjajakan dan belum menjadi kebijakan resmi. Pemerintah, kata dia, masih mengumpulkan masukan dari berbagai pihak sebelum mengambil keputusan.

Sebelumnya, Direktur Penataan Spektrum Frekuensi Radio, Orbit Satelit, dan Standardisasi Infrastruktur Digital Komdigi Adis Alifiawan sempat menyampaikan pemerintah sedang mempertimbangkan penerapan sistem yang membuat kepemilikan ponsel bekas menjadi lebih transparan.

“Handphone second itu nanti kita harapkan juga jelas gitu ya, mungkin seperti kita jual-beli motor. Ada balik namanya, ada identitasnya. Handphone ini beralih dari atas nama A kepada atas nama B. Agar menghindari penyalahgunaan identitas,” ujar Adis.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

BISNIS
Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Jumat, 9 Januari 2026 | 20:41

Promo spesial berupa potongan harga sampai Rp2 juta ini berlaku hingga akhir Januari untuk membantu konsumen memiliki motor impian dengan lebih mudah dan hemat.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill