Connect With Us

Antisipasi Lonjakan Trafik, Telkomsel Uji Jaringan di Jalur KRL Rawabuntu–Rangkasbitung

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 25 Mei 2026 | 15:08

Telkomsel melakukan uji coba jaringan di jalur KRL Commuter Line Rawabuntu-Rangkasbitung. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Telkomsel secara khusus melakukan pengujian dan optimalisasi jaringan di jalur KRL Commuter Line Rawabuntu, Kota Tangerang Selatan hingga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

Langkah ini diambil karena KRL Green Line merupakan salah satu moda transportasi massal paling krusial yang diandalkan masyarakat Jabodetabek untuk aktivitas mobilitas harian menuju pusat kota maupun sebaliknya.

Untuk menjaga kualitas layanan di area dengan mobilitas tinggi ini, Telkomsel melalui Network Area Jabotabek Jabar menerjunkan tim untuk melakukan drive test.

Pengujian ini menyisir lintasan kereta sepanjang 35 hingga 40 kilometer dari stasiun Rawabuntu hingga pemberhentian akhir di Rangkasbitung.

Sebagai salah satu koridor padat penumpang, jalur ini memiliki tingkat aktivitas digital dan kebutuhan konektivitas yang sangat tinggi.

Dari hasil pengukuran berbasis data di lapangan, Telkomsel mendeteksi adanya lonjakan trafik komunikasi dan data yang sangat signifikan pada jam sibuk pagi hari, khususnya pada pukul 07.00 hingga 09.00 WIB.

Jam-jam tersebut merupakan waktu krusial di mana para pekerja dan pelajar mulai memadati gerbong kereta.

Meski beban jaringan meningkat tajam akibat banyaknya pengguna yang mengakses internet secara bersamaan, performa infrastruktur Telkomsel terbukti tetap tangguh.

Hasil uji menunjukkan tingkat cakupan sinyal yang baik (Good Coverage) di jalur Rawabuntu–Rangkasbitung berhasil mencapai lebih dari 96 persen.

Selain di Banten, uji jaringan juga dilakukan di jalur KRL Cawang–Bogor serta Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Bogor–Sukabumi yang juga merupakan jalur dengan mobilitas pelanggan tinggi, khususnya pada periode jam sibuk pagi dan sore hari.

Berdasarkan hasil pengujian, pola trafik tertinggi di jalur KRL Cawang–Bogor sepanjang 40-45 kilometer terpantau pada jam sibuk pukul 06.00–08.00 WIB serta pukul 17.00–19.00 WIB.

Performa jaringan Telkomsel menunjukan hasil solid, dengan tingkat Good Coverage mencapai lebih dari 96 persen.

Capaian ini mencerminkan kualitas jaringan yang mampu mendukung kebutuhan konektivitas pelanggan secara stabil selama perjalanan.

Sementara itu, pada jalur KAJJ Bogor–Sukabumi sepanjang 50-55 kilometer, pengukuran menunjukkan Good Coverage sebesar lebih dari 91 persen, menegaskan kesiapan jaringan Telkomsel dalam mendukung pengalaman digital pelanggan lintas wilayah, termasuk pada jalur kereta jarak menengah dan jauh.

“Pengujian jaringan yang Telkomsel lakukan merupakan bagian dari komitmen strategis Perusahaan dalam menjaga keandalan jaringan, khususnya pada koridor transportasi dengan mobilitas pelanggan yang tinggi," ungkap Vice President Area Network Operations Jabotabek Jabar Telkomsel, Iswandi, Senin 25 Mei 2026.

Iswandi menambahkan, lewat pendekatan berbasis data dan pengujian langsung ini, pihaknya ingin memastikan kapasitas jaringan selalu berada di titik optimal.

"Kami memastikan kualitas jaringan tetap optimal agar pelanggan dapat menikmati konektivitas yang konsisten, aman, dan nyaman sepanjang perjalanan mereka,” pungkasnya.

Melalui komitmen optimalisasi di jalur komuter Green Line ini, Telkomsel memastikan pengalaman digital pelanggan, baik untuk menyelesaikan pekerjaan, belajar, hingga menikmati hiburan streaming selama di dalam kereta, tetap lancar dan berkualitas.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BANTEN
Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:44

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill