Connect With Us

Ratusan PKL Pasar Anyar Direlokasi

| Jumat, 5 Februari 2010 | 20:51

Asmuni (tangerangnews / dens)


TANGERANGNEWS-Ratusan pedagang kaki lima (PKL) pasar Anyar di relokasikan secara paksa ke arah Selatan Pasar Anyar pada Jumat (5/2) sekitar pukul 07.00 WIB. Relokasi  ini merupakan salah satu upaya pihak PD Pasar Kota Tangerang untuk menata ulang para PKL yang tidak
memiliki tempat yang layak.

Menurut Direktur Utama PD Pasar Kota Tangerang Asmuni Ilyas, para pedagang ini akan direlokasi ketempat yang lebih nyaman dan lebih layak. Selain itu, untuk mewujudkan pasar yang tertata rapi dan nyaman dikunjungi. “Kami memberikan yang terbaik untuk para pedagang, karena
selama ini lahan dari Pasar Anyar Selatan terkatung-katung,” ungkap Asmuni.
Asmuni mengungkapkan, sudah ada investor yang mau mengerjakan lokasi tersebut. Sehingga diharapkan akhir Februari ini akan terselesaikan dan pedagang siap untuk menempatinya. “Namun untuk pembayaran sewa lahan bukan urusan PD Pasar, melainkan koordinasai antara pedagang dengan pihak pengelola,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Pasar Anyar Rina Rahmawati mengatakan, Pasar Anyar Selatan ini mempunyai lahan sekitar 4200 meter persegi yang siap menampung 350 pedagang dari berbagai macam. “PKL yang sudah direlokasikan sebanyak 166 pedagang. Bangunan lama yang ada di pasar tersebut juga dapat menampung para pedagang,” tegas Rina.
Dijelaskannya, pengerjaan Pasar Anyar Selatan ini, sudah dikelola oleh PT Propitia Century. Jika sudah terlaksana, nantinya para pedagang akan ditata dengan rapi sehingga tidak semua pedagang bisa menempati bagian Selatan tersebut. “Untuk Pedagang buah dan sayuran berada di Selatan, sedangkan untuk pedagang makanan dan minuman berada di lantai
dua,” kata Rina.
Sedangkan mengenai pembayaran sewa pedagang, Ia menjelaskan, dalam sehari pedagang dikenakan biaya sebesar Rp 6000 per hari untuk pembayaran Jasa Pengelolaan Pasar (JPP), seperti keamanan dan kebersihan. “Kita akan kelola ini dengan rapi, karena pasar merupakan
salah satu penilaian Adipura,” terangnya.
Namun dari penggusuran tersebut, salah satu pedagang merasa kecewa atas pembongkaran lantaran pihak pasar belum menyediakan lahan. “Saya kecewa,seharusnya mereka menyiapkan lahan terlebih dahulu. Jika seperti ini, saya dan para pedagang yang lain harus dikemanakan,”
papar Gunawan. Dalam penertiban tersebut setidaknya 50 personil dikerahkan dari aparat kepolisian, Satpol PP, pihak kecamatan, dan PD Pasar.(rangga)

WISATA
Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Senin, 8 Juni 2026 | 15:10

Masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya berkesempatan menikmati pertunjukan budaya Nusantara sambil menyantap hidangan makan sepuasnya yang digelar Novotel Tangerang sepanjang Juni 2026.

KOTA TANGERANG
Cegah Bau di Jalan, TPA Rawa Kucing Operasikan Fasilitas Pencucian Truk Sampah hingga 200 Armada Per Hari

Cegah Bau di Jalan, TPA Rawa Kucing Operasikan Fasilitas Pencucian Truk Sampah hingga 200 Armada Per Hari

Rabu, 10 Juni 2026 | 19:18

Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) sampah Rawa Kucing, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang kini dilengkapi fasilitas pencucian truk sampah (truck wash).

HIBURAN
Richard Lee Ditahan di Lapas Tangerang, Kasus Dugaan Skincare Ilegal Segera Disidangkan

Richard Lee Ditahan di Lapas Tangerang, Kasus Dugaan Skincare Ilegal Segera Disidangkan

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:56

Dokter kecantikan sekaligus influencer, Richard Lee, resmi menjalani penahanan di Lapas Tangerang Kota setelah berkas perkara yang menjeratnya dinyatakan lengkap atau P21.

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill