Connect With Us

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Ilustrasi BPJS Kesehatan (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

Program tersebut diperkirakan akan menyasar sekitar 23 juta peserta BPJS Kesehatan yang memiliki tunggakan iuran.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengatakan, regulasi yang menjadi dasar pelaksanaan pemutihan tersebut belum ditandatangani sehingga belum dapat dijalankan.

"Belum, sekarang belum ditandatangani, kita tunggu ya sama-sama ya. Moga-moga segera ditandatangani," kata Prihati dikutip dari Detikcom, Rabu 10 Juni 2026.

Menurutnya, kebijakan tersebut nantinya akan menyasar peserta yang telah menunggak iuran dalam waktu cukup lama. 

Meski tunggakan berpotensi dihapus, peserta yang memiliki kemampuan membayar diharapkan tetap melanjutkan kepesertaan aktif dan tidak kembali menunggak.

"Mereka yang mampu bayar iuran lanjut menjadi peserta aktif dan itu jangan diulangi lagi nunggaknya," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp20 triliun dalam APBN 2026 untuk mendukung program penghapusan tunggakan BPJS Kesehatan bagi masyarakat yang tergolong tidak mampu.

"Untuk tahun 2026 sudah siap. Rp 20 triliun itu ada, Rp 20 triliun sudah kita anggarkan," kata Purbaya.

Jika nantinya disahkan, program ini berpotensi memberikan keringanan bagi jutaan peserta yang selama bertahun-tahun tidak aktif akibat tunggakan iuran.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill