Connect With Us

Diduga Ditipu, 470 Siswa Dunia Bahasa Tangerang Lapor Polisi

Denny Bagus Irawan | Kamis, 6 Agustus 2015 | 16:42

Ilustrasi Uang (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)

TANGERANG-Sebanyak 470 siswa dan karyawan lembaga kursus bahasa asing, Dunia Bahasa di Gading Serpong, Kelapa Dua Tangerang melaporkan pemilik kursus itu ke Polsek Kelapa Dua dan Polda Metro Jaya, Kamis (6/8).

 

Kepala Admin Dunia Bahasa Venny Irvani mengatakan,  ada sekitar 460 siswa dan 10 karyawan di tempat kursus yang beroperasi sejak satu tahun ini. Menurutnya, para karyawan tidak digaji selama dua bulan dan uang kursus ratusan siswa juga dibawa kabur.


"Kami merasa tertipu, tenpat kursus tiba tiba ditutup. Padahal orangtua siswa sudah membayar,"katanya.

Venny mengatakan, Dunia bahasa membuka kursus bahasa asing seperti Korea, Inggris, Jerman, Belanda, Jepang dan Perancis dengan berbagai paket yaitu, paket Rp 5 juta, Rp 10 juta sampai Rp 19 juta.

Vivi Yulianti, salah seorang siswa kursus tersebut mengatakan,  korban peserta didik di Cabang Gading Serpong mencapai 465orang.

 

" Itu belum pengajarnya,"katanya.

Menurut Vivi, jika dihitung dari paket termurah Rp 5 juta saja uang 465 peserta didik, kerugian mencapai sekitar Rp 2,5 miliar. .

Berdasarkan pantauan  dilokasi, tempat kursus Dunia Bahasa yang berada di kawasan Ruko Boeuleward Gading Serpong terlihat tutup. Hanya ada banner  berukuran besar bertuliskan Dunia Bahasa dan iklan kursus itu  menutupi ruko tiga lantai tersebut.

Menurut petugas keamanan kawasan itu, Dunia Bahasa tutup sejak Jumat pekan lalu." Siswa dan karyawanya ditinggal begitu saja,"kata Agustinus, petugas keamanan.

Kapolsek Kepala Dua, Kompol Awaludin Amin mengatakan, para pelapor sudah mendatangi kantor polisi sejak Senin (3/8) lalu. “Tetapi kami meminta berkasnya dilengkapi terlebih dahulu, karena ada yang kurang,” terangnya.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:13

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat masih ada sekitar 20.000 pekerja sektor informal di wilayahnya yang hingga saat ini belum tersentuh jaminan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill