Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan
Sabtu, 12 September 2026 | 17:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TANGERANG-Dua PDAM di Tangerang, yakni PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang dan PDAM Tirta Kerta Raharja akhirnya menempuh cara bergiliran berbagi waktu pasokan air baku yang berasal dari Sungai Cisadane.
Hal itu dilakukan lantaran Cisadane telah mengering, serta sebelumnya telah mengalami kerusakan pada Pintu Air 10 yang ada di Kota Tangerang. Karenanya, dua perusahaan daerah itu menggunakan sistem pembagian air perwilayah dan perwaktu.
"Pukul 20.00 - Pukul 04.00 WIB untuk wilayah Kabupaten Tangerang. Pukul 04.00 - Pukul 15.00 WIB untuk wilayah Kota Tangerang," dilansir dari situs PDAM TKR kabupaten Tangerang, Selasa (11/8/2015).
Dengan adanya pembagian distribusi air ini, diharapkan pelanggan PDAM dapat memanfaatkannya dengan menampung air di rumah masing-masing di waktu yang telah ditentukan.
Sebelumnya diketahui, kondisi terakhir permukaan air Sungai Cisadane semakin surut, Selasa (11/8/2015). Hal ini dikarenakan musim kemarau dan pasca jebolnya salah satu pintu air 10 (pintu 6) pada Selasa (28/7/2015) lalu. Surutnya permukaan air Sungai Cisadane berdampak terhadap aktivitas pengolahan dan pengaliran air bersih ke pelanggan.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten resmi mengumumkan Pembelajaran Tatap Muka (Luring) bagi seluruh satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SKh negeri maupun swasta mulai Senin, 14 September 2026.
Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews