Connect With Us

H-7 Sampai H+7 Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Larang Jual Tiket

| Kamis, 18 Juli 2013 | 19:17

Bram Bharoto Tjiptadi (TangerangNews / Denny Irawan)

 


Reporter : Deny Bagus Irawan


TANGERANG-Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II,  sudah bekerjasama dengan maskapai penerbangan untuk tidak membuka pelayanan penjualan tiket pada H-7 sampai H+7.

 Hal itu dilakukan untuk menghindari penumpukan penumpang dan para calo tiket di Bandara terbesar Indonesia itu.


Senior General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Bram Bharoto Tjiptadi mengatakan, pihaknya perlahan-lahan telah melakukan perbaikan untuk mencegah adanya calo tiket.

 "Berarti itu calo, kalau ada yg masih jual di bandara. Dan, kita enak menangkapnya," terangnya.

PT Angkasa Pura II mengharapkan, para penumpang memilih membeli tiket melalui online.
"Tetapi ini khusus yang domestik ya. Kita  menghindari calo, dan agar penumpang tidak terburu-buru. Jadi datang ke bandara itu sudah siap, tidak membeli tiket, siap berangkat ketika ada di bandara," terangnya.

Soal extra flight, Bram mengaku, sama. Pihaknya, berharap penumpang tidak berangkat pada saat di golden time. "Hindari jangan pas digolden time," tuntasnya. (DRA)
 
NASIONAL
IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:41

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.

KAB. TANGERANG
89 SPPG di Kabupaten Tangerang Terancam Ditutup Permanen

89 SPPG di Kabupaten Tangerang Terancam Ditutup Permanen

Kamis, 6 Agustus 2026 | 18:27

Sebanyak 89 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang ada di Kabupaten Tangerang terancam ditutup permanen oleh kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill