Connect With Us

Duh! Mantan Atlet Wanita Ini Selundupkan Sabu

Rangga Agung Zuliansyah, Dira Derby | Senin, 11 November 2013 | 14:19

WN Jerman yang ditangkap petugas Bea Cukai (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)


TANGERANG-Empat aksi penyelundupan sabu melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta berhasil diungkap petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta sejak 24 Oktober-2 November 2013. 
 
Dari enam tersangka, salah satu tersangka yang diungkap Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno- Hatta ternyata mantan (eks) atlet Pesatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) di era 1987. Pelaku adalah wanita berinisial EN,38 tahun.
 
Itu diketahui setelah petugas Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta melakukan penyelidikan lanjutan. Wakasat Narkoba Polres Metro Bandara Soekarno -Hata AKP Subekti mengatakan, EN belakangan diketahui merupakan mantan atlet bola voli nasional. Dirinya mendapat kiriman paket sabu sebanyak 124 gram dari Mumbai, India ke alamat rumah di Cirebon, Jawa Barat.
 
"Ya tersangka pernah menjadi atlet voli nasional  dari tim JVC. Dia ditangkap setelah menerima paket kiriman berasal dari Mumbai, India.  Pelaku menyembunyikannya di dalam buku bahasa Inggris," katanya, Senin (11/11).
 
Menurut Subekti, berdasarkan penyelidikan pihaknya, diketahui  paket tersebut merupakan kiriman yang kedua kepada EN. Untuk kiriman pertama berhasil lolos dan telah EN terima. "Dia dikirimi paket oleh seseorang yang dia kenal dari situs jejaring sosial. Kita masih kembangkan pelakunya," katanya.
 
Terkait keterlibatan EN dalam penyelundupan narkotika tersebut, Subekti masih mendalaminya. "Masih kita selidiki, apakah tersangka hanya menerima untuk dipakai sendiri, atau menjadi kurir juga," tukas Subekti.
 
Subekti menambahkan, modus penyelundupan sabu di dalam buku merupakan yang pertama kalinya. Dia menghimbau kepada masyarakat agar waspada terhadap paket kiriman tersebut.
 
"Barang bukti itu disembunyikan di dalam buku yang sudah dilubangi. Bentuknya seperti bom buku. Kalau ada paket kiriman seperti itu, tapi merasa tidak memesannya, jangan diambil," ujarnya.
 
Selain mengkat EN, kasus narkotika lainnya petugas Bea Cukai berhasil menangkap seorang warga negara Jerman berinisial SW,58. Dirinya merupakan  penumpang Garuda Indonesia dari Pudong, Cina. Pelaku ditangkap petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, karena membawa sabu yang diselundupkan dalam susu bubuk.  Pria itu ditangkap pada Senin 28 Oktober 2013 lalu setibanya sekitar pukul 16.00 WIB.

Dia mengungkap,  empat kasus narotika yang berhasil diungkap sejak 28 Oktober-2 November 2013 total barang buktinya mencapai  4.644 gram dengan nilai estimasi Rp 6,1 miliar. Sedangkan sisa kasus lainnya, seluruhnya bermodus operandi menyelundupkan sabu di dalam dinding koper. Masing-masing  berinisial A,  N,  F, dan WN China inisial LL.

 
TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

HIBURAN
Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen

Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:36

Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.

SPORT
1.500 Pelari Ikut Maraton Sambil Donasikan Bibit Pohon di GRID Cardio Rush 2026

1.500 Pelari Ikut Maraton Sambil Donasikan Bibit Pohon di GRID Cardio Rush 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 | 20:50

Event lari maraton GRID Cardio Rush (GCR) 2026 berhasil menyedot antusiasme sekitar 1.500 pelari dari berbagai daerah.

BANDARA
Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:15

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperluas fungsi InJourney Airports Learning Center (IALC) di kawasan Bandara Soekarno-Hatta agar dapat diakses oleh seluruh pelaku industri aviasi nasional maupun global.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill