Connect With Us

Pengantin Baru Penyelundup Narkotika Pingsan

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 21 Maret 2014 | 18:17

Pasutri tersangka penyelundup narkotika (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)



BANDARA-Dua tersangka narkotika yang berhasil ditangkap Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta selama kurun waktu 25 Februari-17 Maret 2014, diantarnya  merupakan pasangan suami istri (pasutri)  yang baru sebulan menikah. Keduanya warga negara Indonesia (WNI) berinisal M, 41, dan SR, 38.

 Mereka merupakan tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. M sudah bekerja selama 14 tahun sedangkan SR 8 tahun. Keduanya pun bertemu dan menikah di Negeri Jiran tersebut.

 “Kenalnya sudah lama tapi baru satu bulan yang lalu menikah. Lalu M pulang duluan ke Indonesia” ujar Wakasat Narkoba Polres Bandara Soekano Hatta AKP Subekti, Jumat (21/3).

 Sedangkan awal mereka terjerat penyelundupan narkoba, ketika M yang baru kenal tiga bulan dengan temannya di Malaysia ditawari membawa sabu seberat 508 gram ke Indonesia.

Pelaku yang belum diketahui namanya ini menawarkan upah sebesar Rp 10 juta rupiah jika penyelundupan tersebut berhasil.

 “Akhirnya M menyuruh istrinya, SR untuk membawa barang tersebut. Sabu tersebut disembunyikan didalam gagang koper,” ujar Subekti.

 SR ke Jakarta dengan menumpangi pesawat Garuda Indonesia (GA-821) dari Kuala Lumpur.  Pasa Senin 17 Maret 2014, SR tiba di Terminal 2E Bandra Soekarno Hatta.

 Petugas yang sudah mendapat informasi intelegen terkait narkotika tersebut langsung menahan SR dan memeriksa barang bawannya.

"Ternyata benar ada satu paket sabu di dalam kopernya yang senilai Rp685 juta,” papar Subekti. Dari keterangan SR, kata Subekti, diketahui bahwa sabu tersebut akan dibawa ke pada suaminya di Surabaya.  

Lalu petugas Bea Cukai bersama Polres Bandara Soekarno Hatta melakukan pengembangan ke alamat yang bersangkutan. “Akhirnya kita berhasil menangkap suaminya, M dan rekannya J,” terangnya.

Saat konfrensi pers pengungkapan kasus tersebut di Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, tersangka SR terus menangis. Dia pun sempat pingsan hingga akhirnya harus dibawa petugas ke ruang medis.
SPORT
Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:57

Berlaga di kandang lawan justru tidak membuat Persita Tangerang gentar. Skuad berjuluk Pendekar Cisadane mampu menekuk lutut Persik Kediri dengan skor telak 1-5 dalam laga pekan kedelapan Super League 2026-2027 yang digelar di Stadion Brawijaya

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

HIBURAN
Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:26

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dipertemukan dalam kisah penuh makna yang merangkai romansa, rahasia keluarga, dan konflik lintas generasi melalui film layar lebar terbaru bertajuk Yang Datang dan Yang Pergi.

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill