Connect With Us

WN Kenya Telan 94 Kapsul Sabu

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 23 April 2014 | 19:35

Tersangka Penelan 94 Butir (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Seorang wanita warga negara Kenya berinisial NL, 34, nekat menelan 94 kapsul berisi sabu dengan berat total 1.112 gram, untuk diselundupkan ke Indonesia.

Tersangka membawa sabu tersebut dari Doha dengan menggunakan maskapai Qatar Airways (QR-954) tujuan Jakarta. Setelah mendarat di terminal 2D Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu (5/4) malam, gerak-gerik tersanga dicurigai petugas.

"Lalu petugas melakukan pemeriksaan fisik dengan cara rontgen, ternyata ada benda asing berbentuk kapsul di dalam perutnya. Tersangka mengaku bahwa benda tersebut kapsul berisi sabu," papar Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta Okto Irianto, Rabu (23/4).

Kemudian tersangka diamankan untuk mengeluarkan barang bukti tersebut dengan obat pencahar. Setelah 24 jam, sebanyak 94 kapsul tersebut berhasil dikeluarkan. "Total sabu tersebut 1.112 miliar dengan nilai estimasi Rp1,5 miliar," tambah Okto. Menurut pengakuan tersangka, kapsul tersebut ditelan satu per satu saat berada di Doha. Rencananya sabu tersebut akan diedarkan di Jakarta.

"Ini tangkapan sabu terbesar dengan modus ditelan. Kita sedang kembangkan kasus ini untuk menangkap bandarnya," tukas Okto. Ditambahkan Okto, Bea Cukai bersama Polres Bandara dan BNN juga mengungkap lima kasus penyelundupan narkotika. Modusnya dilakukan dengan disembunyikan dalam lilin, tabung filter, gear box mesin dan celana dalam.

"Dari lima kasus itu, tersangka yang kita amankan yakni WNI berinisial PN, EB, M, dan DN. Lalu WN China inisial LF. Tangkapan tersebut dari 26 Maret samapai 18 April," ujarnya. Total barang bukti yang berhasil disita dari para tersangka yakni 4.344 gram sabu dan 5.140 butir tablet ketamine. Nilai estimasinya Rp 11 miliar," katanya.

AKP Subekti Wakasat Narkoba Polres Bandara  Soekarno-Hatta mengatakan, pelaku seluruhnya merupakan satu jaringan internasional. Menurut dia, usaha jaringan internasional ini terus mencari modus operandi terbaru. “Sedangkan soal upaya warga Kenya yang menelan 94 butir itu adalah termasuk yang terbesar, biasanya hanya 30 butir,” tutupnya.
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill