Connect With Us

Menhub Sidak Bandara Soekarno-Hatta

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 5 November 2014 | 17:24

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan melakukan sidak ke Bandara Soekarno Hatta, Rabu (5/11). (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Menteri Perhubungan Ignasius Jonan melakukan sidak ke Bandara Soekarno Hatta, Rabu (5/11). Sejumlah tempat yang disidak adalah Terminal 1A dan B, Air Traffic Control (ATC) Tower dan PT Garuda Indonesia.
 
Saat melakukan sidak, dia melihat sejumlah lampu penerangan Terminal 1 yang tidak menyala. Dia pun meminta agar lampu-lampu tersebut segera diperbaiki. "Ke depan, lampu-lampu ini harus menyala. Jangan mati seperti ini," kata Ignasius.
 
Selain itu, Ignasius pun melihat Posko Kesehatan di Terminal 1A yang kurang nyaman dan perlu ada pembenahan. Mengenai pelayanan dan kebersihan, Ignasius juga minta tanggapan secara langsung kepada para penumpang yang sedang menungggu jam keberangkatan. Mulai dari penumpang yang sedang menukarkan tiket, warga asing yang menunggu keberangkatan hingga petugas kebersihan secara langsung.
 
Usai sidak, Ignasius mengatakan bahwa kedatangannya hanya untuk memberikan saran kepada pengelola bandara yakni Angkasa Pura II, terutama terkait pelayanan. Dia juga meminta agar fungsi kerja sensitif seperti ATC harus lebih diperhatikan.  “Yang kerja juga harus konsentrasi lebih baik, kualitas juga mesti ditingkatkan,” jelasnya.
 
Selain itu dia juga menyoroti masalah taksi gelap yang selama ini sulit dihilangkan. Dia meminta agar AP II mengatasi hal itu hingga tuntas. “Saya sudah bilang ke Dirut AP II, taksi gelap harus clear, ya dirapihkanlah,” pungkasnya.
 
Menanggapi hasil sidak Menhub tersebut, Direktur Utama Angkasa Pura II Tri Sunoko mengatakan bahwa secara keseluruhan Menteri menilai kebersihan terminal sudah baik. Hanya masih ada masalah kecil seperti lampu dan penumpang yang merokok di luar smoking area. Meski hal itu hanya masalah kecil, namun Menhub menilai sangat penting.
 
“Pak Menhub bilang lampu kurang terang, jadi tidak memberikan suasana ceria. Hal itu sangat dibutuhkan penumpang yang lelah karena perjalanan jauh dan lelah,” katanya.
 
Untuk taksi gelap, kata Tri, pihaknya akan mengikuti saran Menhub untuk membuat konsep yang jelas guna mengatasi masalah tersebut. Diakuinya masalah taksi gelap sudah sejak lama. Pihaknya telah melakukan upaya dengan mensterilkan taksi gelap melalui bantuan aparat keamanan baik Brimob maupun Angkatan Darat.
 
“Kalau sifatnya pemberantasan taksi gelap scara seasonal, kita berhasil. Tapi secara berkelanjutan perlu ada konsep yang mendasar. Tentu kami akan mengumpulkan pejabat-pejabat operasional dan manajemen Bandara Soekarno hatta untuk segera menindaklanjuti masukan dari Menhub,” paparnya.
 
 
 
 
 
 
 
NASIONAL
Belasan Ribu Pelari Telkomsel Digiland Run 2026 Sumbang 26.325 Pohon Mangrove

Belasan Ribu Pelari Telkomsel Digiland Run 2026 Sumbang 26.325 Pohon Mangrove

Selasa, 23 Juni 2026 | 21:39

Sebanyak 26.325 pohon mangrove terkumpul melalui komitmen aksi lingkungan dalam event Telkomsel Digiland Run 2026.

KAB. TANGERANG
Hendak Edarkan 13 Paket Sabu, Pria di Sepatan Diciduk Polisi

Hendak Edarkan 13 Paket Sabu, Pria di Sepatan Diciduk Polisi

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:24

Unit Reskrim Polsek Sepatan berhasil mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill