Connect With Us

Garuda Indonesia Sambut Baik T3 Ultimate

Denny Bagus Irawan | Senin, 25 April 2016 | 17:00

Ilustrasi Pesawat Garuda Indonesia (Sumber Google / TangerangNews)

 

TANGERANG-Pihak Garuda Indonesia menyambut gembira dengan akan beroperasinya Terminal 3 Ultimate di Bandara Soekarno-Hatta. Terlebih, PT Angkasa Pura II sebagai operator bandara itu telah mendikasikan kepada pihaknya untuk mengisi terminal yang dirancang sebagai terminal transit internasional itu.

 

“Karena ini didedikasikan kepada Garuda, kami sangat senang dan sudah bersiap-siap untuk pindah. Tapi buat kami, perpindahan butuh waktu maksimal dua minggu, enggak lama sih, itu semua tergantung kesiapan Angkasa Pura II,” kata Benny Butarbutar, Vice President Garuda Indonesia saat dihubungi Senin (25/4/2016).

 

Dia juga mengatakan, PT Angkasa Pura II juga telah mengundang Garuda Indonesia untuk rapat dalam waktu dekat ini untuk menjelaskan Terminal 3 Ultimate.

 

 

“Kita sepertinya dalam rapat itu akan diberitahu, kita dimana-dimana tempatnya, terus harus bersiap-siap pindah, intinya sih kami angkat topi lah karena ini benar-benar didedikasikan kepada kami,” tuntasnya.

   

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

HIBURAN
Rayakan Hari Jadi Pertama, Jajaran Staf Golden Tulip Essential PIK 2 Jakarta Pakai Kostum Karakter Populer

Rayakan Hari Jadi Pertama, Jajaran Staf Golden Tulip Essential PIK 2 Jakarta Pakai Kostum Karakter Populer

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:27

Hotel Golden Tulip Essential PIK 2 Jakarta menandai satu tahun operasional melalui perayaan bersama seluruh keluarga besar hotel pada Jumat, 16 Oktober 2026, sore.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill