Connect With Us

Garuda Indonesia Sambut Baik T3 Ultimate

Denny Bagus Irawan | Senin, 25 April 2016 | 17:00

Ilustrasi Pesawat Garuda Indonesia (Sumber Google / TangerangNews)

 

TANGERANG-Pihak Garuda Indonesia menyambut gembira dengan akan beroperasinya Terminal 3 Ultimate di Bandara Soekarno-Hatta. Terlebih, PT Angkasa Pura II sebagai operator bandara itu telah mendikasikan kepada pihaknya untuk mengisi terminal yang dirancang sebagai terminal transit internasional itu.

 

“Karena ini didedikasikan kepada Garuda, kami sangat senang dan sudah bersiap-siap untuk pindah. Tapi buat kami, perpindahan butuh waktu maksimal dua minggu, enggak lama sih, itu semua tergantung kesiapan Angkasa Pura II,” kata Benny Butarbutar, Vice President Garuda Indonesia saat dihubungi Senin (25/4/2016).

 

Dia juga mengatakan, PT Angkasa Pura II juga telah mengundang Garuda Indonesia untuk rapat dalam waktu dekat ini untuk menjelaskan Terminal 3 Ultimate.

 

 

“Kita sepertinya dalam rapat itu akan diberitahu, kita dimana-dimana tempatnya, terus harus bersiap-siap pindah, intinya sih kami angkat topi lah karena ini benar-benar didedikasikan kepada kami,” tuntasnya.

   

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

HIBURAN
Vapeo Vapestore: Toko Vape Paling Recommended di Kabupaten Tangerang

Vapeo Vapestore: Toko Vape Paling Recommended di Kabupaten Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 10:11

Memilih toko vape yang tepat adalah kunci mendapatkan produk original dengan harga yang fair. Vapeo Vapestore telah menjadi pilihan utama para vaper di Kabupaten Tangerang

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill