Connect With Us

Garuda Indonesia Sambut Baik T3 Ultimate

Denny Bagus Irawan | Senin, 25 April 2016 | 17:00

Ilustrasi Pesawat Garuda Indonesia (Sumber Google / TangerangNews)

 

TANGERANG-Pihak Garuda Indonesia menyambut gembira dengan akan beroperasinya Terminal 3 Ultimate di Bandara Soekarno-Hatta. Terlebih, PT Angkasa Pura II sebagai operator bandara itu telah mendikasikan kepada pihaknya untuk mengisi terminal yang dirancang sebagai terminal transit internasional itu.

 

“Karena ini didedikasikan kepada Garuda, kami sangat senang dan sudah bersiap-siap untuk pindah. Tapi buat kami, perpindahan butuh waktu maksimal dua minggu, enggak lama sih, itu semua tergantung kesiapan Angkasa Pura II,” kata Benny Butarbutar, Vice President Garuda Indonesia saat dihubungi Senin (25/4/2016).

 

Dia juga mengatakan, PT Angkasa Pura II juga telah mengundang Garuda Indonesia untuk rapat dalam waktu dekat ini untuk menjelaskan Terminal 3 Ultimate.

 

 

“Kita sepertinya dalam rapat itu akan diberitahu, kita dimana-dimana tempatnya, terus harus bersiap-siap pindah, intinya sih kami angkat topi lah karena ini benar-benar didedikasikan kepada kami,” tuntasnya.

   

KAB. TANGERANG
Tanggapi Pidato Kenegaraan Presiden, Sachrudin Siap Dukung MBG dan Sekolah Rakyat

Tanggapi Pidato Kenegaraan Presiden, Sachrudin Siap Dukung MBG dan Sekolah Rakyat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:56

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus menyelaraskan program pembangunan daerah dengan arah kebijakan pemerintah pusat.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill