Connect With Us

Jokowi Minta Kereta Bandara Harus Canggih

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 14 Mei 2016 | 13:00

Ilustrasi Kereta tanpa awak atau automatic people mover system (APMS). (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

TANGERANG-Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada PT Angkasa Pura II agar kereta khusus ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta dibedakan dari kereta umum.

 

“Pak Presiden minta, kereta ke Bandara harus lebih kelihatan bagus, harus beda. Selain itu juga dia meminta agar tidak hanya satu kereta saja, ada kereta jurusan lain,  misalnya dari Kemayoran ke sini atau dari Halim, beliau memang pemikirannya sudah jauh sekali,” ujar Direktur PT Angkasa Pura II, Budi Karya Sumadi.

 

Presiden juga berharap PT Angkasa Pura II memperhatikan airside yang sampai saat ini seharusnya sudah dalam tahap pembangunan. “Aksesibilitas memang sangat diperhatikan Pak Presiden, dia minta runway ketiga segera, karena lebaran kan harus beroperasi T3 Ultimate,” terang Budi.

 

Diakui Budi, ketika Presiden meminta itu semua, dia langsung mencatat segalanya untuk disampiakan juga kepada PT Railink yang merupakan anak perusahaan dari PT Angkasa Pura II serta PT Kereta Api Indonesia. “Saya harus mengkonsolidasikan tim, langsung kita kabarin ke PT Railink,” terangnya.

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill