Connect With Us

Jokowi Minta Kereta Bandara Harus Canggih

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 14 Mei 2016 | 13:00

Ilustrasi Kereta tanpa awak atau automatic people mover system (APMS). (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

TANGERANG-Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada PT Angkasa Pura II agar kereta khusus ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta dibedakan dari kereta umum.

 

“Pak Presiden minta, kereta ke Bandara harus lebih kelihatan bagus, harus beda. Selain itu juga dia meminta agar tidak hanya satu kereta saja, ada kereta jurusan lain,  misalnya dari Kemayoran ke sini atau dari Halim, beliau memang pemikirannya sudah jauh sekali,” ujar Direktur PT Angkasa Pura II, Budi Karya Sumadi.

 

Presiden juga berharap PT Angkasa Pura II memperhatikan airside yang sampai saat ini seharusnya sudah dalam tahap pembangunan. “Aksesibilitas memang sangat diperhatikan Pak Presiden, dia minta runway ketiga segera, karena lebaran kan harus beroperasi T3 Ultimate,” terang Budi.

 

Diakui Budi, ketika Presiden meminta itu semua, dia langsung mencatat segalanya untuk disampiakan juga kepada PT Railink yang merupakan anak perusahaan dari PT Angkasa Pura II serta PT Kereta Api Indonesia. “Saya harus mengkonsolidasikan tim, langsung kita kabarin ke PT Railink,” terangnya.

TANGSEL
Buntut Guru Lecehkan Siswa, Seluruh PAUD hingga SMP di Tangsel Bakal Dipasang CCTV

Buntut Guru Lecehkan Siswa, Seluruh PAUD hingga SMP di Tangsel Bakal Dipasang CCTV

Kamis, 22 Januari 2026 | 20:09

Geram atas kasus pelecehan seksual yang menimpa puluhan siswa di SDN Rawabuntu 01 Serpong, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, langsung mengambil langkah tegas.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill