Connect With Us

Jokowi Minta Kereta Bandara Harus Canggih

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 14 Mei 2016 | 13:00

Ilustrasi Kereta tanpa awak atau automatic people mover system (APMS). (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

TANGERANG-Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada PT Angkasa Pura II agar kereta khusus ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta dibedakan dari kereta umum.

 

“Pak Presiden minta, kereta ke Bandara harus lebih kelihatan bagus, harus beda. Selain itu juga dia meminta agar tidak hanya satu kereta saja, ada kereta jurusan lain,  misalnya dari Kemayoran ke sini atau dari Halim, beliau memang pemikirannya sudah jauh sekali,” ujar Direktur PT Angkasa Pura II, Budi Karya Sumadi.

 

Presiden juga berharap PT Angkasa Pura II memperhatikan airside yang sampai saat ini seharusnya sudah dalam tahap pembangunan. “Aksesibilitas memang sangat diperhatikan Pak Presiden, dia minta runway ketiga segera, karena lebaran kan harus beroperasi T3 Ultimate,” terang Budi.

 

Diakui Budi, ketika Presiden meminta itu semua, dia langsung mencatat segalanya untuk disampiakan juga kepada PT Railink yang merupakan anak perusahaan dari PT Angkasa Pura II serta PT Kereta Api Indonesia. “Saya harus mengkonsolidasikan tim, langsung kita kabarin ke PT Railink,” terangnya.

KAB. TANGERANG
Musang Sampai Kera di Kabupaten Tangerang Divaksin Rabies

Musang Sampai Kera di Kabupaten Tangerang Divaksin Rabies

Senin, 12 Oktober 2026 | 19:12

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) memberikan layanan Vaksinasi Rabies Gratis bagi hewan peliharaan warga.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill