Connect With Us

PT Angkasa Pura II Bangun Tower di Terminal 3 Ultimate

Denny Bagus Irawan | Jumat, 1 Juli 2016 | 15:12

Kemenhub tarik kembali mobile tower di Terminal 3 Ultimate. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-PT Angkasa Pura II mulai membangun tower Apron Movement Control (AMC) di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta.  Hal itu dikemukakan Dirctor Finance PT Angkasa Pura II, Andra Y Agussalam pada Jumat (1/7). Dia mengatakan, pihaknya sudah menganggarkan biaya pembangunan tower tersebut.

"Biaya-nya dari kita,  relatif tidak mahal, sekitar Rp 1 miliar sampai Rp 2 miliar, " kata Andra saat ditemui di kantornya.

Andra menuturkan, biaya tersebut digunakan untuk pembangunan fisik beserta pembelian fasilitas pendukung menara pemantau tersebut. "Detailnya saya tidak hafal, yang jelas akan ada sejumlah instrumen untuk membantu memantau penerbangan dan alat komunikasi. Tinggi menaranya 22 meter, lokasinya di Terminal 3, " ujarnya.

Untuk diketahui, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebelumnya urung mengizinkan Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta beroperasi karena pergerakan pesawatnya tidak bisa terpantau menara Air Traffic Controller (ATC).

Kemenhub juga sudah sempat menyewakan sebuah mobile tower, namun akhirnya ditarik lagi karena tidak bisa berfungsi dengan baik.

 

TEKNO
Tangsel One Akhirnya Diluncurkan, Layanan Publik Bisa Diakses Lewat Chat

Tangsel One Akhirnya Diluncurkan, Layanan Publik Bisa Diakses Lewat Chat

Kamis, 30 April 2026 | 17:48

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi meluncurkan inovasi layanan publik berbasis digital, Tangsel One, yang dilengkapi dengan asisten virtual Helita (Helo Kita Tangsel).

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill