Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNews.com-PT Angkasa Pura II mulai membangun tower Apron Movement Control (AMC) di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta. Hal itu dikemukakan Dirctor Finance PT Angkasa Pura II, Andra Y Agussalam pada Jumat (1/7). Dia mengatakan, pihaknya sudah menganggarkan biaya pembangunan tower tersebut.
"Biaya-nya dari kita, relatif tidak mahal, sekitar Rp 1 miliar sampai Rp 2 miliar, " kata Andra saat ditemui di kantornya.
Andra menuturkan, biaya tersebut digunakan untuk pembangunan fisik beserta pembelian fasilitas pendukung menara pemantau tersebut. "Detailnya saya tidak hafal, yang jelas akan ada sejumlah instrumen untuk membantu memantau penerbangan dan alat komunikasi. Tinggi menaranya 22 meter, lokasinya di Terminal 3, " ujarnya.
Untuk diketahui, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebelumnya urung mengizinkan Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta beroperasi karena pergerakan pesawatnya tidak bisa terpantau menara Air Traffic Controller (ATC).
Kemenhub juga sudah sempat menyewakan sebuah mobile tower, namun akhirnya ditarik lagi karena tidak bisa berfungsi dengan baik.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGDirektorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten meringkus dua orang pelaku dugaan penipuan dan penggelapan dana penyelenggaraan ibadah haji khusus jenis Mujamalah.
Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews