Connect With Us

Diterpa Hujan Deras, Terminal 3 Baru Banjir

Denny Bagus Irawan | Minggu, 14 Agustus 2016 | 18:00

Banjir di Terminal 3 Ultimate. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Terminal 3 baru di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten sore tadi , Minggu (14/08/2016) di genangi air dengan ketinggian 5-10 centimeter. Genangan air ini di akibatkan hujan deras serta angin kencang yang turun sejak Minggu siang.  

 

 

Selain genangan air, beberapa titik bocor terlihat di pelataran terminal yang baru di operasikan pada selasa lalu.

 

 

Beberapa petugas kebersihan yang ada di terminal 3 baru Bandara Soekarno-Hatta/ terlihat sibuk membersihkan genangan air yang menggenang di pelataran pintu keberangkatan. Air setinggi 5-10 centimeter ini menggenang lantaran hujan deras di sertai angin kencang yang turun sejak Minggu siang.  

 

Selain genangan air, beberapa titik kebocoran juga terlihat di pelataran gedung terminal yang baru beroperasi sejak Selasa 9 Agustus 2016 lalu

 

 Selain banyaknya genangan air,  para penumpang juga terlihat kesulitan berteduh lantaran bangku untuk tempat duduk yang masih kurang.

“Sudah banjir, banyak bocor juga, ini belum layak dioperasikan sudah dipaksakan,” ujar Navi seorang penumpang saat baru tiba di Terminal 3 yang baru itu.

 

BISNIS
Semarak HUT RI, HSB Investasi Trading Cup Tantang Trader Asah Strategi Finansial

Semarak HUT RI, HSB Investasi Trading Cup Tantang Trader Asah Strategi Finansial

Senin, 10 Agustus 2026 | 19:28

Dinamika pasar keuangan yang bergerak cepat menuntut para trader untuk terus meningkatkan kapasitas, baik dalam membaca peluang maupun mengendalikan risiko.

BANTEN
Polda Banten Kerahkan 5 Unit Watercannon, Kirim Air ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Polda Banten Kerahkan 5 Unit Watercannon, Kirim Air ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Senin, 10 Agustus 2026 | 19:50

Polda Banten mengerahkan sebanyak 5 unit armada Watercannon guna menyalurkan air bersih pada wilayah yang mengalami krisis air bersih di wilayah tersebut.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill