Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhamad Awaluddin dan Wakapolri Komjen Pol Syafruddin saat berada di depan Posko Utama Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu 24 Juni 2017. (denny Bagoes Irawan / TangerangNews.com )
TANGERANGNEWS.com-Wakapolri Komjen Pol Syafruddin memantau angkutan mudik di Termina 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (24/6/2017). Dalam keterangannya, dia memuji berbagai fasilitas pelayanan yang disediakan PT Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara tersebut.
“Simbol atau cerminan dari sebuah Negara stabil adalah bandara utama, dalam hal ini Bandara Soekarno-Hatta adalah bandara paling utama. Pintu masuk utama dari seluruh dunia ke Indonesia. Aspek-aspek teknologi sudah cukup memadai dan sudah siap, saya melihat sendiri sedang dilakukan pengembangan infrastruktur lebih maju lagi, hal itu bertujuan untuk meningkatkan terus pelayanan, tentu dengan seperti ini investasi akan masuk,” ujar Wakapolri kepada wartawan.
Wakapolri didampingi Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin saat melakukan kunjungannya. Syafruddin juga memandang, ancaman teroris masih sangat berbahaya bagi semua negara, termasuk Indonesia sehingga stabilitas keamanan dengan langkah-langkah preventif dan represif harus tetap digalakkan setiap saat.
“Satu hal dalam situasi global seperti saat ini, kita perlu mengantisipasi soal keamanan. Kita tidak boleh terlalu confidence. Kita harus selalu mewaspadai, seluruh stakeholder terutama TNI dan Polri,” terangnya.
CellScience yang telah berdiri sejak 2015 terus memperluas jangkauannya dengan membuka cabang ketujuh di kawasan BSD City, tepatnya di Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
Dalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April
PT PLN Persero mulai menggeber proyek energi terbarukan skala besar melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Mentari Nusantara I dengan kapasitas mencapai 1,225 gigawatt.