Telkomsel Bekali 1.000 Guru Keterampilan AI dan Desain Visual untuk Mengajar
Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:37
Di tengah pesatnya arus transformasi digital, dunia pendidikan Indonesia dihadapkan pada tantangan besar.
TANGERANGNEWS.com-PT Angkasa Pura II (Persero) menginformasikan bahwa maskapai dengan rute internasional di Bandara Soekarno-Hatta secara bertahap pengoperasiannya pindah ke Terminal 3.
Xiamen Airlines salah satu maskpai yang tergabung dalam aliansi Skyteam, memindahkan operasional penerbangannya ke Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 30 Juli 2017.
Menyusul sebelumnya, Saudi Arabian Airlines pada 10 Juli 2017, Vietnam Airlines 12 Juli 2017, dan Korean Airlines 17 Juli 2017 lalu.
Pada penerbangan perdananya di Terminal 3, Xiamen Airlines akan terbang ke Fuzhou dengan nomor penerbangan Mf822 pada 07.25 WIB membawa 123 penumpang. Sedangkan penerbangan keduanya, Mf870 0800 Jakarta- Xiamen hanya berbeda sekitar 35 menit.
Adapun rute yang akan dilayani yakni Jakarta-Xiamen dan Jakarta- Fuzhou.
Branch Communication Manager PT Angkasa Pura II, Bandara Soekarno-Hatta Dewandono Prasetyo Nugroho menjelaskan, maskapai yang tergabung dalam Skyteam meyakini perpindahan ke Terminal 3 dapat meningkatkan citra dari maskapai.
“Seperti diketahui Terminal 3 Internasional seperti bandara berkelas didunia. Saat Terminal 3 ini telah dilengkapi dengan sejumlah fasilitas modern seperti, baggage handling system (BHS), Flight Information Display System (FIDS) , Ground Support System (GSS), Visual Docking Guidance System (VDGS). Sebentar lagi akan ada Skytrain serta akses kereta dari dan menuju ke bandara,” terangnya.
Prasetyo menyatakan, PT Angkasa Pura II berkomitmen menjadikan Bandara Soekarno-Hatta sebagai bandara hub agar lebih mendukung pertumbuhan pariwisata di Indonesia. PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno Hatta telah mempersiapkan semua fasilitas yang dibutuhkan dalam proses perpindahan ini.
“Prinsipnya, semua fasilitas yang ada di Terminal 3 sudah siap untuk digunakan, baik di sisi airside atau pun landside,” tutup Prasetyo.(DBI)
Di tengah pesatnya arus transformasi digital, dunia pendidikan Indonesia dihadapkan pada tantangan besar.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kesehatan dan kualitas lingkungan mendorong kebutuhan akan perangkat rumah tangga yang mampu mendukung gaya hidup sehat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews