Connect With Us

Sriwijaya Air Tergelincir di Soekarno-Hatta

| Rabu, 27 Januari 2010 | 19:41

Pesawat Sriwijaya Air (tangerangnews / istimewa)

 
TANGERANGNEWS-Pesawat Sriwijaya Air SJ 0020 dengan nomor lambung PK-CJA seri 200 rute Jakarta-Padang-Medan tergelincir di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, tepatnya di landasan pacu (runway) sebelah utara bandara itu sekitar pukul 13.52 WIB, siang ini. Pesawat yang membawa 128 penumpang itu terpaksa melakukan pendaratan setelah mengalami ganguan teknis pada bagian hidrolik.
 
Juru Bicara Administrator Bandara Internasional Soekarno-Hatta Moch Syukur menjelaskan, pesawat itu berangkat sekitar pukul 12.35 WIB. Sedangkan peristiwa tergelincirnya pesawat  dari runway sekitar pukul 13.52 WIB. Seluruh penumpang yang berjumlah 128 orang belum termasuk kru pesawat yang berjumlah 7 orang itu, kata dia, selamat dan tidak ada yang mengalami luka-luka.
 
 “Begitu take off pesawat terpaksa kembali karena pilotnya merasa ada gangguan pada bagian hidrolik pesawat itu,” tegasnya.
 
Pilot langsung memutuskan melakukan return to base (RTB), setelah mendapat izin dari air trafiic controller (ATC) dan selama itu pesawat  berputar-putar di udara hingga pukul 13.52 WIB. “Saat melakukan landing itu lah terjadi benturan pesawat hingga pesawat itu keluar dari landasan sejauh dua  meter dan menyentuh tanah dan rerumputan,” tuturnya.
 
Ditanya apakah sebelumnya, pesawat itu tidak dilakukan pemeriksaan mengingat tugas pemeriksaan adalah dari Administrator, dia membenarkan, tugas pokok Administrator memang melakukan pengawasan. “Tetapi soal bagaimana kondisi pesawat itu saat itu, saya tidak mengetahuinya. Memang kami mengalami banyak kekurangan tenaga teknis,” jelasnya.
 
Kepala Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta Hariyanto mengatakan, pada saat kejadian runwat bandara itu sempat ditutup selama dua jam untuk melakukan evakuasi penumpang. Itu pun, lanjutnya, setelah memperoleh izin dari KNKT. Begitu penumpang selesai dievakuasi, bandara itu kembali normal dan dibuka kembali. “Para penumpang pesawat itu lalu langsung naik pesawat lain yang sudah disiapkan oleh petugas maskapai penerbangan melalui terminal 1 C,” ujarnya.
 
Sementara itu, wartawan yang ingin mengabadikan gambar itu tidak diberikan izin untuk masuk dan mendekati pesawat tersebut. Wartawan hanya bisa mengambil gambar dari jarak 1 kilometer, yakni di luar pagar.
 
Tampak dari kejauhan pada pukul 17.00 WIB, puluhan petugas masih melakukan evakuasi pesawat itu dari runway yang tidak semestinya. Karena runway yang dipergunakan untuk mendarat adalah runway untuk maskapai penerbangan Internasional, atau di terminal 2. Padahal, pesawat itu berangkat dari terminal domestik yakni terminal 1 B.  Sayap pesawat itu pun terlihat bengkok dan hampir menukik  menempel ke tanah. (dira)

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

TANGSEL
Peringatan HPN 2026, Pers Dinilai Jadi Kunci Tangkal Hoaks dan Genjot Investasi di Tangsel

Peringatan HPN 2026, Pers Dinilai Jadi Kunci Tangkal Hoaks dan Genjot Investasi di Tangsel

Senin, 2 Februari 2026 | 21:19

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menekankan pentingnya peran pers profesional sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus penjaga ruang publik dari disrupsi digital.

PROPERTI
Lampaui 1.170 Peserta, Perumahan MGK Serang Raih Juara BTN Housingpreneur 

Lampaui 1.170 Peserta, Perumahan MGK Serang Raih Juara BTN Housingpreneur 

Senin, 2 Februari 2026 | 14:00

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengumumkan para pemenang BTN Housingpreneur 2025 dalam seremoni penutupan BTN Expo 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Sabtu, 31 Januari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill