Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Seluruh wisatawan pertama di Terminal 1, 2 dan 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 1 Januari 2018 sekitar pukul 00.10 WIB disambut dengan meriah. Penyambutan dilakukan oleh seluruh instansi terkait yang ada di bandara tersebut, mulai dari PT Angkasa Pura II (Persero), Bea Cukai, Imigrasi dan Kepolisian Bandara Soekarno-Hatta.
Sambutan dilakukan dengan suara terompet dan pemberian kalung bunga, setangkai bunga serta disediakanberbagai makanan dan minuman ringan. Executive General Manager Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta, M Suriawan Wakan mengatakan, penyambutan wisatawan asing dan juga penumpang yang akan berangkat, sudah menjadi tradisi dari tahun ke tahun yang dilakukan PT Angkasa Pura II.

“Namun, kali ini kami menggelar acara bersama-sama dengan seluruh stakeholder. Kami berkomitmen terus meningkatkan pelayanan,” ujar Wakan. Menurutnya, pihaknya ingin memberikan kesan sebagai negara yang dikenal ramah, sebagaimana julukan negara Indonesia.

"Tradisi ini memberi kesan tentang keramah-tamahan bangsa Indonesia. Perasaan aman, nyaman, dengan teknologi serba digital saat para turis menginjakan kaki pertama kali di Bandara Soekarno-Hatta," kata Wakan. Sementara itu, Ruth Rahmawati salah seorang warga Indonesia yang kembali dari Manila mengaku terkejut saat akan mengantri di Imigrasi dirinya langsung mendapat suara terompet dan sambutan hangat.

“Saya terkejut mendapat kejutan besar. Ini sangat meriah sekali, apalagi tepat dihari ulang tahun saya juga. Ini membuat saya senang,” tuturnya yang mengaku tidak lama lagi akan kembali ke Manila.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGBulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews