Connect With Us

KKP Bandara Soetta Periksa HIV & TBC Sopir Angkutan Umum

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 11 Juni 2018 | 17:42

Pemeriksaan kesehatan sopir Pengendapan Taksi, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (11/6/2018). (TangerangNews.com/2018 / Ahmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Sinergitas antara stakeholder di Bandara Soekarno-Hatta pun semakin erat lantaran Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta turut serta dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan para sopir di Pengendapan Taksi, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (11/6/2018).

"Pemeriksaan kesehatan para sopir adalah rutinitas tiap tahunnya dan tahun ini KKP bergabung sehingga menambah acara-acara ini," kata Gurid Setyawan, Officer In Charge Bandara Soekarno-Hatta.

Sebelumnya KKP tidak terlibat dalam pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan setiap tahun tersebut oleh seluruh instansi di Bandara Soekarno-Hatta, namun pada tahun ini turut serta bersinergi memeriksa keadaan fisik para pengemudi.

Oleh sebab itu, Gurid bertutur hal ini dapat meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa terkhusus dalam kesiapsiagaan angkutan umum di bandara bertaraf internasional tersebut.

"Sangat bersyukur sekali kegiatan ini yang dikoordinir langsung oleh polres dan stakeholder lainnya. Kita pastikan pelayanan khususnya taksi di Bandara Soekarno Hatta dikendarai oleh driver-driver yang memang mempunyai kesehatan yang cukup," ucapnya.

"Adanya pemeriksaan HIV dan narkotika  ini demi kenyamanan dan keamanan para penumpang sehingga dapat selamat sampai tujuan," tambahnya.

Kasie Matra Perwakilan KKP Bandara Soekarno-Hatta dr Budi Hendrawan menjelaskan, pemeriksaan kesehatan terhadap para sopir ini menyangkut dua hal yakni penyakit HIV dan TBC.

Mengenai pemeriksaan HIV, menurut Budi, penyakit yang tak tampak kasat mata ini dilarang dipublikasikan. Jika sopir mengidap penyakit tersebut pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan untuk menindaklanjutinya.

Sedangkan pemeriksaan penyakit TBC, lebih dulu para sopir melakukan screening untuk mengetahuinya. Setelah itu, para sopir pun langsung diperiksa.

"Pertama kita sosialisasi kepada para driver yang sekarang ini berkumpul lalu kita periksa HIV untuk TBC kita tidak langsung pemeriksaan tapi screening dulu yang mengarah kepada penyakit TBC baru akan kita lakukan pemeriksaan," tuturnya.

Budi menambahkan, dengan adanya pemeriksaan kedua penyakit tersebut, kesehatan para sopir di lingkungan Bandara Soekarno-Hatta ini dapat terpantau sehingga bisa memberikan kenyamanan bagi penumpangnya.

"Kawan-kawan pengemudi agar menjauhi tindakan-tindakan atau perilaku yang tidak sehat," paparnya.(RAZ/HRU)

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

PROPERTI
Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:09

Sinar Mas Land (SML) kembali memperkuat posisinya sebagai pengembang kota mandiri dengan meresmikan Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Januari 2026, kemarin.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill