Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya
Jumat, 24 Juli 2026 | 09:41
Selain pertunjukan hiburan dan budaya, gelaran Festival Cisadane 2026 juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan cuan.
TANGERANGNEWS.com-Dalam rangka Hari Kopi Internasional yang jatuh pada Senin (1/10/2018), PT Angkasa Pura II (Persero) melalui Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta memberikan kejutan spesial kepada pengguna jasa di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.
Para petugas wanita customer service mobile membagikan kopi khas Nusantara gratis.
Pengguna jasa dibagikan kopi secara gratis melalui beberapa mitra usaha kopi yang terdapat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Adapun beberapa jenis kopi yang dibagikan oleh petugas Bandara Soekarno-Hatta yaitu Kopi Luwak, Kopi Toraja, Kopi Lanang, Kopi Kintamani, Kopi Aceh Gayo, Kopi Wamena, Kopi Flores Bajawa, dan Kopi Jawa.
Seluruh kopi nusantara yang sudah diseduh itu bisa didapatkan pengguna jasa dengan cuma-cuma.
Melalui Hari Kopi Internasional ini, Bandara Soekarno-Hatta yang selalu memberikan pelayanan prima itu, ingin menyampaikan bahwa negara Indonesia merupakan negara yang kaya akan penghasil kopi keempat terbesar.
“Negara ini sangat-sangat besar penghasil kopinya. Bahkan kopi gayo asal Aceh rasanya sudah dikenal diseluruh dunia,” ujar Deputy Executive General Manager of Airport Service and Facility, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Eko Prihadi, Senin (1/10/2018) di Terminal 3.
Selain yang diberikan oleh petugas customer service mobile, para pengguna jasa juga dapat mengambil sendiri kopi di boarding gate 9, Terminal 3.
“Ini cara kami memperingati hari kopi. Semoga para pengguna jasa dapat menikmati kopi yang telah kami sediakan bekerja sama dengan para mitra usaha penyedia kopi,” tuturnya.
Sementara itu, Johana Herrera pengguna jasa asal Kolumbia saat ditemui mengatakan, dirinya sangat menyukai kopi asal Indonesia.
“Karena rasa dan aromanya yang begitu nikmat,” ujarnya seraya memuji pelayanan Bandara Soekarno-Hatta.(DBI/HRU)
TODAY TAGSelain pertunjukan hiburan dan budaya, gelaran Festival Cisadane 2026 juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan cuan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews