Connect With Us

Tiga Petugas Imigrasi Bandara Soetta Pemeriksa Paspor Gayus Terancam Sanksi

| Kamis, 6 Januari 2011 | 19:53

ilustrasi (tangerangnews / dira)


TANGERANGNEWS- Tiga petugas Imigrasi Bandara Internasional  Soekarno-Hatta bakal menerima sanksi penurunan jabatan. Ketiganya diduga adalah yang melakukan pemeriksaan paspor Gayus P Tambunan dengan menggunakan nama Sonny Laksono yang pergi ke Singapura pada 30 Septermber 2010 lalu.
 
Kepala Kantor Imigrasi Bandara Internasional Soekarno-Hatta,  Dirman Sukardi mengatakan, pihaknya siap mengajukan penurunan jabatan kepada tiga orang anak buahnya.
 
"Jika ketiga orang yang bertugas disaat Gayus pergi ke luar negeri terbukti melakukan kesalahan dengan cara sengaja meloloskannya. Tentu akan dikenakan sanksi sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No 53 tahun 2010, tentang disiplin pegawai dengan ancaman penurunan jabatan," katanya, hari ini.
 
Dan pemeriksaan terhadap ketiga orang petugas Imigrasi tersebut, lanjutnya, akan di lakukan oleh tim gabungan dari Instansi terkait seperti, Departemen Hukum dan Ham (Depkumham) dan Kepolisian yang rencananya dilakukan hari ini.
 
 "Berdasarkan informasi yang kami terima, rencananya pemeriksaan itu akan dilakukan hari ini. Tapi hingga sampai saat ini tim gabungan itu belum datang," kata Dirman Sukardi.
 
Ditanya soal tidak terdeteksinya paspor nama orang lain yang dimanfaatkan oleh Gayus ke luar Negeri, Dirman Sukardi mengatakan, sebenarnya sejak tahun 2008 lalu paspor yang berlaku di Indonesia sudah terintegrasi , sehingga tidak mungkin ada orang memiliki dua paspor, mengingat selaian identitas di dalam paspor tersebut juga terdapat sidik jari.
 
“Kami menyerahkan penuh kepada tim gabungan tersebut untuk melakukan pemeriksaan atas lolosnya Gayus melalui Bandara ini. Apakah paspor yang digunakan oleh terdakwa dalam kasus mafia hukum itu palsu atau menggunakan nama orang lain.Kita tunggu aja pemeriksaan dari tim gabungan itu," kata Dirman. (dira derby)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill