Connect With Us

Kecelakaan Kerap Terjadi di Jalur Perimeter, Pihak Bandara Soetta Sebut Akibat Human Error

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 28 Maret 2024 | 21:54

Executive General Manager (EGM) Bandara Soekarno-Hatta Dwi Ananda Wicaksana. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pihak Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menyebut kecelakaan yang kerap terjadi di Jalur Perimeter disebabkan karena human error atau kelalaian pengendara.

Seperti kecelakaan antara taksi Blue Bird dengan sepeda motor, hingga mengakibatkan dua korban pasangan suami istri tewas, pada Senin 25 Maret 2024, lalu.

"Jadi kalau kecelakaan di perimeter ini terjadi di bulan puasa memang karena lalai. Kalau liat statistiknya kerap terjadi cukup intens di bulan Ramadan," kata Executive General Manager (EGM) Bandara Soetta Dwi Ananda Wicaksana, Kamis 28 Maret 2024.

Menurutnya, insiden biasanya terjadi lantaran pengemudi mengantuk karena berkendara atau bekerja usai sahur.

"Human eror, kebanyakan laka yang terjadi ini sopirnya banyak menyatakan mereka ngantuk," tambah Dwi Ananda.

Sedangkan terkait adanya keluhan pengguna jalan bahwa jalur perimeter yang terlalu kecil, Dwi Ananda menjelaskan, jalur tersebut memang awalnya bukan jalan umum.

Namun semenjak Pintu M1 ditutup, Pemerintah Kota Tangerang meminta jalur tersebut diaktifkan kembali.

"Diaktifkan dengan penyesuaian, jadi tidak mungkin dilebarkan karena terkait kepemilikan lahan dan lain-lain," jelasnya.

Dwi Ananda menambahkan kondisi saat ini rambu dan marka di jalur perimeter sudah cukup. Begitu juga dengan penerangan yang sudah disediakan sepanjang jalan.

"Kalau rambu sudah jelas karena setiap 50 meter ada marka kejut dan di sana juga tidak boleh ngebut," bebernya.

Seperti diketahui, pasutri yang berboncengan dengan sepeda motor tewas akibat ditabrak taksi Blue Bird di Jalur Perimeter Selatan, Bandara Soetta.

Keduanya berinisial P, 59, dan N, 46, warga Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. 

Insiden tersebut terjadi ketika keduanya hendak berangkat kerja di Bandara Soetta. Saat melintas di lokasi, dari arah berlawanan datang taksi taksi bernopol B-1791-SUA yang dikemudikan Yudastono.

Tiba-tiba taksi hilang kendali dan menabrak kedua korban. P tewas di tempat, sedangkan istrinya tewas saat perjalanan ke rumah sakit.

Dari pengakuan sopir, penglihatannya sempat gelap hingga kemudian mobilnya oleng.

HIBURAN
Dibuat Pakai AI, Film Rahasia Pernikahan Suguhkan Ketegangan Psikologis

Dibuat Pakai AI, Film Rahasia Pernikahan Suguhkan Ketegangan Psikologis

Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:12

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) mulai diterapkan dalam proses produksi film di tanah air. Terobosan ini dilakukan Platform video dari Telkomsel, MAXStream TV, dengan menghadirkan film terbarunya berjudul "Rahasia Pernikahan".

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill