Niat Antar Wanita Tak Dikenal, Pria di Tigaraksa Ditusuk Begal, HP dan Motor Raib
Rabu, 8 Juli 2026 | 21:07
Niat baik pria seorang pria berinisial NKA, untuk mengantar wanita tak dikenal berujung petaka.
TANGERANGNEWS.com-Pihak Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menyebut kecelakaan yang kerap terjadi di Jalur Perimeter disebabkan karena human error atau kelalaian pengendara.
Seperti kecelakaan antara taksi Blue Bird dengan sepeda motor, hingga mengakibatkan dua korban pasangan suami istri tewas, pada Senin 25 Maret 2024, lalu.
"Jadi kalau kecelakaan di perimeter ini terjadi di bulan puasa memang karena lalai. Kalau liat statistiknya kerap terjadi cukup intens di bulan Ramadan," kata Executive General Manager (EGM) Bandara Soetta Dwi Ananda Wicaksana, Kamis 28 Maret 2024.
Menurutnya, insiden biasanya terjadi lantaran pengemudi mengantuk karena berkendara atau bekerja usai sahur.
"Human eror, kebanyakan laka yang terjadi ini sopirnya banyak menyatakan mereka ngantuk," tambah Dwi Ananda.
Sedangkan terkait adanya keluhan pengguna jalan bahwa jalur perimeter yang terlalu kecil, Dwi Ananda menjelaskan, jalur tersebut memang awalnya bukan jalan umum.
Namun semenjak Pintu M1 ditutup, Pemerintah Kota Tangerang meminta jalur tersebut diaktifkan kembali.
"Diaktifkan dengan penyesuaian, jadi tidak mungkin dilebarkan karena terkait kepemilikan lahan dan lain-lain," jelasnya.
Dwi Ananda menambahkan kondisi saat ini rambu dan marka di jalur perimeter sudah cukup. Begitu juga dengan penerangan yang sudah disediakan sepanjang jalan.
"Kalau rambu sudah jelas karena setiap 50 meter ada marka kejut dan di sana juga tidak boleh ngebut," bebernya.
Seperti diketahui, pasutri yang berboncengan dengan sepeda motor tewas akibat ditabrak taksi Blue Bird di Jalur Perimeter Selatan, Bandara Soetta.
Keduanya berinisial P, 59, dan N, 46, warga Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.
Insiden tersebut terjadi ketika keduanya hendak berangkat kerja di Bandara Soetta. Saat melintas di lokasi, dari arah berlawanan datang taksi taksi bernopol B-1791-SUA yang dikemudikan Yudastono.
Tiba-tiba taksi hilang kendali dan menabrak kedua korban. P tewas di tempat, sedangkan istrinya tewas saat perjalanan ke rumah sakit.
Dari pengakuan sopir, penglihatannya sempat gelap hingga kemudian mobilnya oleng.
Niat baik pria seorang pria berinisial NKA, untuk mengantar wanita tak dikenal berujung petaka.
TODAY TAGTahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.
Tingkat kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews