Connect With Us

Bandara Soekarno-Hatta Sukses Kawal Kedatangan dan Kepulangan Paus Fransiskus

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 6 September 2024 | 12:47

Paus Fransiskus meninggalkan Tanah Air dengan penerbangan Garuda Indonesia GA7780 tipe pesawat A330-900 NEO, melalui Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Port Moresby, Papua Nugini, Jumat 6 September 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan sukses mengawal kedatangan dan kepulangan Paus Fransiskus.

Sebelumnya, Paus Fransiskus tiba pada 3 September 2024 melalui Gedung VIP Terminal 3. Kedatangan Paus Fransiskus ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan pastoral beliau di kawasan Asia Tenggara.

Setelah tiga hari berada di Indonesia, 6 September 2024, pagi ini, Paus Fransiskus telah meninggalkan Tanah Air dengan penerbangan Garuda Indonesia GA7780 dengan tipe pesawat A330-900 NEO, menuju Bandara Port Moresby, Papua Nugini, pada pukul 10.20 WIB.

Keberhasilan persiapan dan pengaturan ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara berbagai instansi terkait, termasuk Angkasa Pura (AP) II selaku pengelola bandara, pihak keamanan, protokoler Kepresidenan, TNI, Polri, serta Garuda Indonesia.

Koordinasi yang intensif dan detail dilakukan sejak beberapa minggu sebelum kedatangan Paus, untuk memastikan kenyamanan dan keamanan selama kunjungannya, baik untuk Paus Fransiskus sendiri maupun para rombongan dan tamu negara lainnya.

Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta M Holik Muardi menyatakan pihaknya merasa terhormat dapat menjadi bagian dari momen penting ini.

Timnya bekerja tanpa henti untuk memastikan bahwa setiap detail terkait kedatangan dan kepulangan Paus Fransiskus berjalan dengan lancar dan aman.

"Kolaborasi antar-instansi berjalan sangat baik dan kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam suksesnya proses ini," ungkapnya, Jumat 6 September 2024.

M Holik menambahkan persiapan telah dilakukan dengan seksama, mulai dari penataan jalur VIP hingga pengamanan di setiap titik kritis di bandara.

"Kami juga memastikan bahwa pelayanan terbaik diberikan kepada Paus Fransiskus dan rombongannya, serta para penumpang lainnya yang tetap dapat merasakan kenyamanan selama berada di Bandara Soekarno-Hatta," jelasnya.

Sebagai bagian dari upaya untuk terus meningkatkan pelayanan, Bandara Soekarno-Hatta senantiasa berkomitmen untuk menghadirkan fasilitas kelas dunia bagi para penumpang, termasuk tamu negara dan tokoh dunia.

"Kesiapan dan dedikasi ini mencerminkan profesionalisme Bandara Soekarno-Hatta sebagai salah satu gerbang utama Indonesia yang selalu siap menyambut tamu-tamu penting internasional," tutupnya.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

NASIONAL
BGN Coret 1.653 Sekolah Swasta hingga Bertaraf Internasional dari Program MBG

BGN Coret 1.653 Sekolah Swasta hingga Bertaraf Internasional dari Program MBG

Sabtu, 12 September 2026 | 17:34

Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan sebanyak 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima manfaat program Makan Bergisi Gratis (MBG) di berbagai wilayah di Indonesia.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill