Connect With Us

Sebanyak 2.474 WNI Digagalkan Berangkat Jadi Pekerja Ilegal, Paling Banyak ke 3 Negara Ini

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 18 September 2024 | 16:18

Ilustrasi TKI. (Istimewa / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Soekarno-Hatta mencatat terlah menggagalkan keberangkatan 2.474 calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non prosedural ke Luar Negeri, sepanjang periode Januari-September 2024.

Kepala Bidang TPI Soekarno-Hatta Bismo Surono menyebutkan negara yang paling banyak jadi tujuan pekerja ilegal tersebut yakni ke Kamboja, Myanmar dan Malaysia.

"Rinciannya bulan Januari ada 330 orang, Februari 254 orang, Maret 368 orang, April 139 orang, Mei 286 orang, Juni 258 orang, Juli 256 orang, Agustus 394 orang dan pada 1-16 September 189 orang," katanya, Rabu 18 September 2024.

Bismo menerangkan, berhasilnya pencegahan ini setelah adanya atensi ke TPI Soekarno Hatta ke tiga negara tujuan tersebut.  

"Kamboja, Myanmar dan Malaysia negara tujuan yang menjadi atensi karena maraknya kasus judi online," kata Bismo. 

TPI Soekarno Hatta melakukan pengetatan pencegahan dengan mengintensifkan pemeriksaan, profiling penumpang yang akan berangkat ke Luar Negeri.

Hasil laporan masyarakat dan laporan profiling serta memperkuat tahap wawancara saat penumpang masuk area imigrasi.

Pada saat wawancara inilah, petugas dengan jeli melakukan profiling, wawancara penumpang terkait tujuannya ke luar negeri serta melakukan pemeriksaan dokumen dengan seksama.

Biasanya, CPMI akan mengaku hendak berlibur selama kurun waktu tertentu.

"Modus mereka banyak yang mengaku akan berlibur, berwisata, hal ini ditunjang dengan penampilan yang meyakinkan," kata Bismo. 

Akhirnya, setelah dilakukan pendalaman wawancara diketahui mereka ternyata akan bekerja di luar negeri.

Saat dilakukan pemeriksaan lebih detail, para CPMI itu  juga tidak memiliki dokumen yang dibutuhkan untuk bekerja di luar negeri, sehingga keberangkatan mereka dianggap non prosedural. 

"Sehingga kami lakukan penundaan keberangkatan," kata Bismo. 

Lalu, untuk pemeriksaan ketat CPMI yang akan bekerja ke Luar Negeri, TPI Soekarno-Hatta mengerahkan 544 petugas yang dibagi dalam empat kelompok pemeriksaan imigrasi. "Masing-masing 136 personel," ujarnya. 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Cekcok Gegara Dipaksa Naik Bus, Calon Penumpang Ditusuk Kernet Pakai Gunting di Serang, 2 Pelaku Ditangkap

Cekcok Gegara Dipaksa Naik Bus, Calon Penumpang Ditusuk Kernet Pakai Gunting di Serang, 2 Pelaku Ditangkap

Rabu, 7 Oktober 2026 | 22:12

Seorang calon penumpang menjadi korban pengeroyokan dan penusukan dua kernet bus di depan Indomaret RS Sari Asih, Kota Serang, Banten.

HIBURAN
Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:02

Pemkot Tangerang menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) gratis laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand pada Senin 5 Oktober 2026 malam. Berlokasi

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill