Connect With Us

Angkas Pura Indonesia dan Boeing Teken MoU Perkuat Aviasi Nasional

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 19 September 2024 | 18:44

Penandatanganan MoU dilakukan di Bali International Airshow 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan The Boeing Company, untuk membahas berbagai inisiatif guna meningkatkan kapabilitas bandara dalam aspek keselamatan, efisiensi operasional dan pelayanan kepada penumpang pesawat.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi dan Managing Director of Boeing Indonesia Zaid Alami, di sela-sela Bali International Airshow yang digelar di Bandara I Gusti Ngurah Rai (Bali), pada Rabu, 18 September 2024.

InJourney Airports merupakan operator bandara terbesar ke-5 di dunia yang mengelola 37 bandara di Indonesia. Sementara, Boeing adalah perusahaan aerospace terbesar di dunia. 

InJourney Airports dan Boeing juga akan bekerja erat dengan regulator serta seluruh stakeholder seperti maskapai dan lainnya untuk membawa sektor aviasi Indonesia terus tumbuh ke level selanjutnya. 

“InJourney Airports dan Boeing merupakan dua perusahaan yang memiliki keunggulan kompetitif masing-masing. Melalui MoU ini, kedua perusahaan akan bersinergi untuk meningkatkan kapabilitas bandara-bandara di Indonesia," katanya Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi.

Kemitraan dengan Boeing menjadi bagian dari upaya InJourney Airports untuk selalu menjadi world-class airport operator yang menghubungkan traveler dengan hospitality khas Indonesia, melalui infrastruktur bandara (premises), operasional bandara berlandaskan ekosistem (process) dan kompetensi sumber daya manusia sesuai standar global (people). 

Faik Fahmi menambahkan MoU ini akan semakin mempererat kesepahaman InJourney Airports dan Boeing tentang pentingnya sisi udara (airside) di bandara.

“Infrastruktur dan kesiapan airside di bandara sangat penting bagi InJourney Airports dan Boeing, di mana untuk memastikan ini dibutuhkan kerja sama kolaborasi yang erat. Kami sangat menantikan untuk bisa bekerja bersama Boeing,” ujarnya.

Lebih lanjut, melalui MoU yang ditandatangani ini, InJourney Airports dan Boeing akan membahas terkait rencana operasional pesawat saat berada di bandara khususnya pesawat berbadan lebar (wide body) Boeing 777 dan Boeing 787-9, mencakup antara lain asesmen runway, manuver pesawat saat di darat dan studi perencanaan gate keberangkatan dan kedatangan penumpang pesawat saat di bandara. 

Saat ini, bandara InJourney Airports yang melayani penerbangan Boeing 777 antara lain Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Bandara Kualanamu (Deli Serdang), Bandara Juanda (Surabaya) dan Bandara I Gusti Ngurah Rai (Bali). 

Pesawat wide body dapat mengakomodir lebih banyak penumpang dalam satu penerbangan, sehingga slot time penerbangan (ketersediaan waktu take off dan landing) di bandara dapat lebih optimal.

Sebagai perbandingan, Boeing 777 berkapasitas hingga 400 kursi penumpang sedangkan pesawat berbadan sedang (narrow body) seperti Boeing 737 memiliki kapasitas jauh lebih sedikit yakni 160-200 kursi penumpang.

Di samping terkait operasional pesawat, InJourney Airports dan Boeing juga membahas mengenai pelatihan personel bandara untuk meningkatkan kapabilitas SDM di bandara-bandara. 

"Kami berkomitmen mendukung industri aviasi Indonesia dan ingin berkolaborasi dengan InJourney Airports dalam mencari solusi dalam memperluas operasional dan kapabilitas bandara dengan aman," ujar Managing Director of Boeing Indonesia Zaid Alami.

Zaid Alami menambahkan Boeing memiliki hubungan panjang dengan Indoonesia, lebih dari 75 tahun. Adapun Boeing telah hadir di Indonesia sejak 1949 ketika Garuda Indonesia mengoperasikan pesawat Douglas DC-3.

Saat ini, kehadiran Boeing di Indonesia dapat ditemui pada sektor penerbangan komersial, pertahanan dan satelit komersial. 

InJourney Airports dan Boeing Company berharap MoU yang ditandatangani ini menjadi awal dari kerja sama kedua pihak untuk secara berkelanjutan membawa sektor aviasi Indonesia untuk terus tumbuh.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Stasiun Jatake Resmi Beroperasi Hari Ini, Layani Rute KRL Tanah Abang–Rangkasbitung 

Stasiun Jatake Resmi Beroperasi Hari Ini, Layani Rute KRL Tanah Abang–Rangkasbitung 

Rabu, 28 Januari 2026 | 10:32

Stasiun Jatake mulai beroperasi sebagai stasiun pemberhentian baru KRL Commuter Line Tanah Abang–Rangkasbitung pada Rabu, 28 Januari 2026.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

PROPERTI
Sinar Mas Land Rilis Royal Key, Tawarkan Properti Premium Mulai Rp1,1 Miliar dan Diskon hingga 26%

Sinar Mas Land Rilis Royal Key, Tawarkan Properti Premium Mulai Rp1,1 Miliar dan Diskon hingga 26%

Kamis, 22 Januari 2026 | 19:04

Sinar Mas Land secara resmi membuka gerbang kepemilikan properti tahun 2026 melalui peluncuran program nasional bertajuk Royal Key.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill