Connect With Us

InJourney Airports Gandeng AirNav Indonesia Minimalkan Delay Penerbangan

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 21 November 2024 | 19:29

Maskapai Penerbangan Indonesia. (TangerangNews.com / istimewa)

TANGERANGNEWS.com-PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) tengah menjalankan transformasi operasional dan pelayanan di 37 bandara. 

Salah satu tujuan transformasi adalah mewujudkan operasional bandara berbasis ekosistem, untuk memperkuat pengambilan keputusan secara langsung di lapangan sesuai data real time (data-driven decision making).

Sejalan dengan ini, InJourney Airports mempererat kolaborasi dengan AirNav Indonesia selaku pengelola tunggal pelayanan navigasi penerbangan di Tanah Air. 

Kolaborasi itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang Penyelenggaraan Koordinasi Pelayanan Jasa Kebandarudaraan dan Pelayanan Navigasi Penerbangan, pada Selasa, 19 November 2024.

Melalui MoU ini dibahas antara lain kerja sama di bidang pertukaran data dan informasi, kerja sama penyelenggaraan Indonesia Airport Slot Management dan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Penerbangan.

Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi mengatakan InJourney Airports selaku pengelola 37 bandara berkolaborasi lebih erat dengan AirNav Indonesia, untuk mendukung keamanan penerbangan, mendukung peningkatan on time performance maskapai, ketepatan waktu take off dan landing.

"Kemudian, meminimalkan delay penerbangan dan menghadirkan alur penumpang yang lebih efektif di bandara, sehingga juga berdampak pada peningkatan efisiensi operasional pesawat," ujarnya.

Di samping MoU, kedua perusahaan juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Pertukaran Data dan Informasi dalam Rangka Implementasi Airport Collaborative Decision Making (ACDM) di bandara-bandara InJourney Airports. 

Faik Fahmi menuturkan ACDM diterapkan oleh operator bandara, untuk peningkatan pelayanan penumpang pesawat saat di terminal (land side). 

Penerapan ACDM bertujuan mempersingkat waktu penumpang dalam memproses keberangkatan dan kedatangan.

"Data dan informasi penerbangan secara real time dari AirNav akan digunakan sebagai dasar bagi bandara dalam menentukan gate penumpang pesawat, parking stand pesawat, penggunaan sumber daya ground handling, serta penggunaan fasilitas dan infrastruktur. Ini dapat membuat flow penumpang menjadi efisien,” jelasnya. 

Implementasi ACDM oleh InJourney Airports ini kemudian disinergikan dengan Air Traffic Flow Management (ATFM) yang diterapkan oleh AirNav Indonesia.

Adapun ATFM berfokus untuk mengoptimalisasikan pergerakan pesawat di sisi udara (air side) bandara. 

“Konsep ACDM dan ATFM yang dijalankan dengan baik di suatu bandara memberikan journey experience terbaik bagi penumpang pesawat, serta menghadirkan efektivitas dan efisiensi operasional bagi maskapai dan bandara,” ujar Faik Fahmi. 

Direktur Utama AirNav Indonesia Polana B Pramesti mengatakan kerja sama di antara ekosistem industri penerbangan sangat penting untuk memastikan pelayanan penerbangan yang sesuai regulasi. 

“Operasional penerbangan melibatkan berbagai stakeholder di dalam ekosistem. Kerja sama yang erat sangat diperlukan untuk pelayanan penerbangan serta operasional yang aman dan efisien,” ujar Polana B. Pramesti.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

BANTEN
Prakiraan Cuaca Tangerang Raya Sepekan 16-22 Maret 2026, Dominan Cerah

Prakiraan Cuaca Tangerang Raya Sepekan 16-22 Maret 2026, Dominan Cerah

Senin, 16 Maret 2026 | 11:43

Cuaca di wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan selama sepekan ke depan, mulai 16 hingga 22 Maret 2026.

TANGSEL
Hasil Uji Sampel DLH Tangsel: Sungai Jaetreng Sempat Tercemar, Begini Kondisinya Sekarang

Hasil Uji Sampel DLH Tangsel: Sungai Jaetreng Sempat Tercemar, Begini Kondisinya Sekarang

Senin, 16 Maret 2026 | 16:53

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan pemantauan kualitas lingkungan secara menyeluruh pasca kebakaran gudang pestisida milik PT Biotek Saranatama di Kawasan Taman Tekno BSD Serpong

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill