Connect With Us

Penumpang Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Selama Nataru 2025 Tembus 3,13 Juta

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 7 Januari 2025 | 19:18

Suasana penumpang saat libur Nataru di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Jumat 3 Januari 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Jumlah penumpang pesawat naik signifikan selama penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat sepanjang periode angkutan Nataru mulai 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025, jumlah penumpang pesawat di 37 bandara mencapai 9,24 juta orang.

"Jumlah ini meningkat sekitar 11% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, sebanyak 8,31 juta penumpang," kata Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi, Selasa 7 Januari 2025.

Adapun bandara tersibuk selama 19 hari penyelenggaraan angkutan Nataru di peringkat utama adalah Bandara Soekarno-Hatta Tangerang dengan 3,13 juta penumpang.

Lalu, disusuI Gusti Ngurah Rai Bali 1,35 juta penumpang, Juanda Surabaya 768 ribu penumpang, Sultan Hasanuddin Makassar 532 ribu penumpang, dan Kualanamu Deli Serdang sebanyak 463 ribu penumpang.

"Sementara itu, top destinasi penerbangan domestik adalah Denpasar, Medan, Surabaya, Makassar dan Palembang. Kemudian untuk penerbangan internasional adalah Singapura, Kuala Lumpur, Jeddah, Hong Kong dan Doha," ujar Faik.

Menurut Faik, peningkatan penumpang pesawat yang cukup signifikan dengan persentase dua digit ini dikarenakan dua faktor, yakni program penurunan harga tiket pesawat yang dijalankan pemerintah. "Juga permintaan perjalanan udara, yang terus meningkat secara berkelanjutan usai pandemi," tambahnya.

Bandara-bandara InJourney Airports selama periode Nataru ini juga berhasil mengoptimalkan utilisasi slot time penerbangan (ketersediaan waktu take off dan landing di bandara). 

Faik memaparkan utilisasi slot time penerbangan di 37 bandara secara kumulatif cukup tinggi mencapai 82%. 

Sepanjang periode Nataru, InJourney Airports melayani 66.680 penerbangan pesawat take off dan landing atau meningkat 4% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

"Pada periode Nataru kali ini terdapat 2.170 penerbangan tambahan (extra flight),” ujarnya.

InJourney Airports juga melayani 1.297 rute penerbangan yang terkoneksi atas 37 bandara, terdiri dari 827 rute domestik dan 470 rute internasional. 

Sementara itu, untuk tingkat keterisian penumpang pesawat (load factor) yang terbang dari bandara-bandara InJourney Airports secara rata-rata juga cukup tinggi sebesar 82%. 

“Slot time penerbangan di bandara dan load factor pesawat cukup tinggi. Kolaborasi yang baik di antara ekosistem aviasi khususnya InJourney Airports dan maskapai memastikan lalu lintas penerbangan terus bergairah di 37 bandara,” jelas Faik.

NASIONAL
Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 20:10

Pameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kini memasuki akhir pekan pertamanya sejak resmi dibuka pada 30 Juli 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill