Connect With Us

4 Porter di Bandara Soetta Curi 15 Jam Tangan Mewah Modus Dodos Koper, Beraksi Sejak 2019

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 12 Februari 2025 | 16:01

Polresta Bandara Soekarno-Hatta menunjukkan empat porter tersangka dan barang bukti pencurian barang mewah di area kargo, Rabu 12 Februari 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Aparat Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap empat porter yang mencuri barang penumpang di kawasan pergudangan Kargo PT JAS.

Wakapolresta Bandara Soetta AKBP Joko Sulistiono mengatakan para tersangka ini berinisial FMD alias D, R,US dan YH. Mereka melakukan pencurian dengan cara dodos koper yang tidak tertutup rapat, menggunakan pisau kater.

Lalu, mereka mengambil barang-barang yang mudah digapai.

"Ada 14 barang bukti yang kami amankan, terdiri dari 15 jam bermerk, satu lembar invoice, serta dokumen-dokumen pendukung lainnya," ungkapnya, Rabu 12 Februari 2024.

Penangkapan mereka berawal karena adanya laporan dari masyarakat yang kehilangan belasan tangan bermerk, pada Senin, 9 Desember 2024 lalu. 

Kemudian, petugas memeriksa 8 saksi dan pemeriksaan hasil rekaman CCTV, serta data petugas ataupun orang yang lalu lalang pada saat kejadian. 

"Dari penelusuran tersebut akhirnya kami berhasil menangkap keempat tersangka tersebut dan mengakui perbuatannya," terang Wakapolresta.

Sementara dari pengakuan mereka, pencurian tersebut dilakukan bukan pertama kali, melainkan sudah sejak tahun 2019 hingga akhirnya tertangkap pada tahun 2024.

Selain jam tangan, mereka juga mencuri barang elektronik seperti handphone hingga puluhan, dan baju-baju bermerk lainnya.

"Mereka murni mencuri untuk mencari keuntungan dari hasil penjualan barang curian tersebut. Seperti jam tangan ini, mereka jual Rp2 juta sampai Rp3 juta per unit, melalui media online atau e-commers," jelasnya.

TEKNO
Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:13

Pertumbuhan e-commerce dan layanan digital di Indonesia menuntut infrastruktur yang selalu online, cepat, dan aman. Salah satu ancaman terbesar adalah serangan Distributed Denial of Service (DDoS) yang dapat membuat website tidak dapat diakses

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

BANTEN
Janjikan Kerja Gaji Rp10 Juta Per Bulan, 2 Mucikari Jebak Wanita Jadi PSK di Serang Banten

Janjikan Kerja Gaji Rp10 Juta Per Bulan, 2 Mucikari Jebak Wanita Jadi PSK di Serang Banten

Minggu, 1 Maret 2026 | 21:03

Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Banten berhasil membongkar praktik gelap Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang beroperasi di wilayah Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill