Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Puluhan warga Desa Rancalabuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang membakar sebuah gubuk di Jalan Gabusan.
Aksi ini dipicu lantaran warga geram tempat tersebut diduga sering dipakai pemuda sekitar untuk bertransaksi obat keras ilegal.
Berdasarkan video yang beredar, aksi pembakaran lapak tersebut diketahui terjadi pada Senin 1 Juni 2026 pukul 21.00 WIB.
"Warga melihat tiga pria tidak dikenal yang diduga pelaku sedang duduk di sekitar gubuk tersebut," ujar Kapolsek Mauk I Nyoman Nariana, Selasa 2 Juni 2026.
Setelah aksi mereka ketahuan, ketiga pria itu langsung melarikan diri. Hal itu menyebabkan warga emosi dan langsung membongkar serta membakar lapak tersebut.
Puluhan warga yang terlibat penggrebekan menemukan obat keras golongan G yang tercecer di dalam gubuk.
"Warga juga menemukan satu unit sepada motor yang diduga milik salah satu pria yang lari," jelasnya.
Nyoman menegaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan serta pengejaran ketiga pria yang diduga terlibat dalam aktivitas peredaran obat keras itu.
"Informasi yang kami dapat, ketiganya bukan warga setempat," tuturnya.
TODAY TAGMenikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews