Connect With Us

Garuda Akan Gunakan Portable Check-In

| Senin, 24 Oktober 2011 | 21:55

Ilustrasi pesawat Garuda (ok / ok)


TANGERANG-Maskapai Garuda Indonesia mencoba terus memperbaiki pelayanan. Salah satunya, kali ini mencoba mengembangkan portable check-in.  

Direktur Niaga Garuda Indonesia Agus Priyanto, mengatakan, pelanggan Garuda akan merasa semakin nyaman dengan pelayanan baru tersebut.  

"Kedepan kita akan siapkan portable check-in. Jadi alat check-in ini kita bawa menghampiri penumpang. Bukan penumpang yang antre," kata Agus hari ini  ketika menggelar jumpa pers di gedung Garuda Maintenance Facility (GMF), Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Namun, Agus enggan menyebutkan kapan akan tersedianya pelayanan itu. "Nanti akan kita umumkan segera. Yang pasti kita sangat memperhatikan kebutuhan pelanggan untuk kami layani," katanya.

Selain itu, menurut Agus, pihaknya sebenarnya  tengah mempersiapkan check in versi mobile. "Kita sudah melakukan trial. Ini memang tujuan kita kedepan. Sehingga penumpang tidak harus antri di kios," katanya.

Agus mengatakan, ini akan membantu penumpang menghindari padatnya antrean.  "Tentu kami tidak ingin penumpang kami merasakan antrean panjang di kios. Sayangnya teknologi ini masih ada trial-nya. Terutama pada pemilihan seat," ujar Agus.

Soal tersedianya Wifi di pesawat Garuda seperti janji tahun lalu.  Agus mengaku, untuk Wifi pihaknya mendapati regulasi yang sulit di Indonesia. "Karena industri telekomunikasi ternyata di Indonesia lebih kompleks. Tetapi ini tetap jadi rencana kami," tutupnya. (DRA)

KAB. TANGERANG
HIV Melonjak Imbas Penyimpangan Seksual, Mahasiswa Tangerang Desak Bentuk Regulasi Pencegahan LGBT

HIV Melonjak Imbas Penyimpangan Seksual, Mahasiswa Tangerang Desak Bentuk Regulasi Pencegahan LGBT

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:41

Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Tangerang mendesak agar pemerintah daerah (Pemda) dapat membuat regulasi terkait pencegahan LGBT.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill