Connect With Us

Polisi Duga Ada Penyokong Pencurian Avtur

| Jumat, 20 April 2012 | 17:50

Waka Polres Metro Bandara AKBP Tantan Sulityana. (tangerangnews / dira)


TANGERANG-Pencurian avtur diduga bukan hanya dialami maskapai Sriwijaya Air dan bahkan  bukan sesuatu yang baru. Hampir semua maskapai penerbangan mengalami pencurian. Itu diakui oleh Kasat Reskrim Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Roberto Pasaribu Jumat (20/4).

"Hampir semua maskapai itu mengalami pencurian avtur tadi. Tapi yang lapor kepada kami baru tiga, salah satunya Sriwijaya Air," ucap Roberto.

Menurut Roberto, pencurian avtur ini dilakukan oleh sindikat dengan cara kerja yang rapih. "Selain melibatkan orang dalam maskapai, juga orang luar maskapai. Modusnya sangat rapih, bayangkan saja untuk mengeluarkan avtur itu dari bandara dengan menggunakan mobil operasional maskapai itu," ucapnya.
Namun, dia mengaku, sampai saat ini masih melakukan pengembangan dan melakukan pengejaran terhadap empat orang yang diduga juga penadah avtur tersebut. “Dugaan kami juga ada yang melakukan penyokongan dana untuk melakukan pencurian ini,” jelasnya, ketika dihubungi. (DRA)

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

KOTA TANGERANG
Warga Kota Tangerang Diminta Update Kartu Keluarga Secara Online

Warga Kota Tangerang Diminta Update Kartu Keluarga Secara Online

Selasa, 23 Juni 2026 | 12:38

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mengajak masyarakat untuk segera memperbarui data pada Kartu Keluarga (KK).

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill