Connect With Us

PT Angkasa Pura II Berharap Masalah Batas Wilayah Cepat Selesai

| Jumat, 27 April 2012 | 18:39

Bandara Internasional Soekarno-Hatta, terminal 3 (tangerangnews / dira)

 
TANGERANG-Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yakni PT Angkasa Pura II berharap masalah batas wilayah bisa cepat diselesaikan guna mengimplementasikan rencana pembangunan landasan pacu  ketiga bandara terbesar di Indonesia tersebut.

Hal itu diketakan oleh Deputy Senior Manajer Bandara Soekarno-Hatta, Mulya Abdi.  “Kita berharap masalah batas wilayah ini bisa dapat cepat diselesaikan. Sehingga kita bisa mengimplementasikan  grand design,” katanya, Jumat (27/04).

Diakui Mulya Abdi, karena masalah tersebut, akhirnya atas kesepakatan bersama, yakni PT Angkasa Pura II, Pemkot Tangerang dan Pemkab Tangerang terpaksa menahan dulu pembayaran retribusi dari pakir, reklame serta yang lainnya. “Kita akui, kita akhirnya meng-holdnya,” katanya.
 
Ditanya siapa yang bisa menyelesaikan masalah tersebut, Mulya Abdi mengatakan, itu adalah domain pemerintah. “Yang terpenting bisa kondusif antara Bupati dan Wali Kota. Mudah-mudahan dengan berkomunikasi masalah batas wilayah bisa terselesaikan,” katanya.
 
Kepala Dinas Pendapatan Daerah, Kabupaten Tangerang Arsid mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tangerang menghormati keputusan dari lembaga yang lebih tinggi, apapun keputusannya.

"Kami sangat menerima, kalau memang keputusan itu dari lembaga tertinggi. Misalnya, nanti keputusannya retribusi parkir, reklame dan lainnya untuk Pemerintah Kota Tangerang, ya kami menghormati itu. Jadi apapun keputusannya kami menerima. Kami tidak mau ini jadi masalah," katanya. (DRA)

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill