Connect With Us

55 Penganggu Ketertiban di Bandara Soekarno-Hatta Terjaring Razia

| Selasa, 26 Maret 2013 | 16:16

Razia Calo Di Bandara. (tangerangnews / dens)

TANGERANG-Sebanyak 55 penganggu ketertiban seperti calo tiket, taksi gelap dan pedagang asongan, terjaring razia di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (26/3).

Razia dilakukan sejak pukul 09.00 WIB hingga siang ini, oleh 100 personel petugas gabungan PT Angkasa Pura II, Security Bandara, TNI dan Polisi.

"Dari hasil penertiban di terminal 1, 2, 3 dan cargo, kita dapatkan 55 orang yang melakukan kegiatan ilegal di bandara, seperti calo, porter liar, taksi gelap. Mereka langsung kita amankan di Kantor Security Bandara," ujar Senior General Manager,  Bandara Soekarno-Hatta Bram Bharoto.

Menurut Bram, razia tersebut merupakan kegiatan rutin untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jasa bandara. Namun meski sering ditertibkan, Bram mengakui, para penganggu ketertiban ini tidak pernah jera.

"Sudah sering kita razia, tapi tidak kapok-kapok. Karena itu mereka selain harus membuat surat pernyataan, mereka akan disidang tindak pidana ringan jika melakukannya lagi," tukasnya.

Bram menegaskan,  pihaknya tidak akan mentolelir semua bentuk kegiatan ilegal di bandara. "Kita mengerti mereka butuh uang untuk hidup. Tapi harus dilakukan sesuai aturan. Kita menyediakan anggaran kalau mereka mau buka usaha, tinggal ajukan proposal," paparnya.

Sementara Bambang, salah satu calo tiket mengaku sudah dua kali terjaring razia. Namun dia tidak jera karena kebutuhan ekonomi. "Saya butuh uang buat keluarga mas, ini masalah perut. Jadi terpaksa jadi calo," tukasnya.(RAZ)
TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

KOTA TANGERANG
Cegah Salah Jurusan Karir, BINUS @Alam Sutera Hadirkan Ekosistem Pembelajaran AI dan Pengalaman Industri

Cegah Salah Jurusan Karir, BINUS @Alam Sutera Hadirkan Ekosistem Pembelajaran AI dan Pengalaman Industri

Senin, 22 Juni 2026 | 20:34

Perubahan lanskap dunia kerja yang bergerak cepat kini menjadi tantangan besar bagi orang tua dan calon mahasiswa dalam memilih perguruan tinggi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill