Connect With Us

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Perairan Merak

| Selasa, 18 Juni 2013 | 19:06

CILEGON-Milovan Johan, 55, warga Tanah Merdeka 2, RT 03/6, Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, ditemukan tewas mengambang Perairan Merak, Kota Cilegon, Selasa (18/6). Polisi belum mengetahui penyebab kematian korban yang sudah mulai membusuk itu.
 
Peristiwa penemuan mayat ini pertama kali ditemukan Oim, 33, seorang nelayan warga Pulomerak, Kota Cilegon, yang saat itu tengah melaut untuk mencari ikan, sekitar pukul 11.00 WIB. Kabar penemuan mayat itu, kemudian dilaporkan warga ke Polisi Polair Polda Banten. “Saat melaut kami menemukan mayat itu mengambang," kata Oim.
 
Tim SAR dari Polair Polda Banten langsung diterjunkan untuk mengevakuasi korban ke Dermaga Sicca Moring. Anggota Polair Polda Banten langsung melakukan identifikasi terhadap mayat korban yang kondisinya sudah mulai membusuk. "Ciri-ciri korban memakai kaos coklat, celana bahan Warna biru dan memakai sepatu Olahraga Warna Coklat," kata Kanit SAR Polair Polda Banten Satria Nanda.
 
Untuk penyelidikan lebih lanjut, Polaiar Polda Banten membawa mayat tersebut ke Rumah Sakit Krakatau Medika. Sedangkan terkait penyebab kematian korban, masih dalam penyelidikan Polair Polda Banten. "Kasus penyebab korban meninggal masih dalam penyelidikan," terang dia.(TGH) 
TANGSEL
Cari Identitas Kota, Pemkot Tangsel Gelar Sayembara Desain Batik Khas Berhadiah Jutaan Rupiah

Cari Identitas Kota, Pemkot Tangsel Gelar Sayembara Desain Batik Khas Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 29 Juli 2026 | 18:27

Kesempatan bagi para desainer, pelaku ekonomi kreatif, hingga masyarakat umum untuk mengukir identitas budaya Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill